Hal tersebut disampaikan Chief Operation Officer Tigor Shalom Boboy, ketika ditanya soal status pemain asing yang akan bermain di kompetisi Liga 1.
"Untuk Kitas, kami commit-lah. Kalau tidak ada Kitas pemain asing tidak boleh main karena kita ini bicara bahwa liga harus patuh kepada hukum negara" ujar Tigor di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tigor belum bisa menyebut angka pasti pemain asing yang turun di kompetisi yang akan berlangsung pada 15 April mendatang itu. Sebab, pendaftaran pemain oleh klub baru dibuka 1 April lalu melalui sistem online. Pendaftaran akan ditutup pada 30 April.
"Kami belum bisa jawab sekarang karena masih ada proses pendaftaran online dan harus kita cek setiap update itu. Jadi teman-teman diminta bersabar untuk 1-2 hari ke depan," katanya.
"Tetapi terakhir ada tiga klub yang baru melakukan pendaftaran pemain tetapi saya belum cek pemain asingnya. Tiga klub itu PSM, Persela Lamongan, Persib Bandung. Ya, semua masih dalam proses. Hanya kami pastikan pemain yang tidak punya Kitas itu tidak akan kami sahkan," sebut Tigor.
(mcy/krs)











































