Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memutuskan bahwa Stadion Marora tak lolos verifikasi, salah satunya karena masalah akses transportasi yang dinilai sulit. Banyak klub yang mengeluhkan masalah jarak yang membuat tim kelelahan dan harus mengeluarkan biaya perjalanan yang besar.
Namun, PSSI sudah merestui Perseru untuk menggunakan Stadion Marora sebagai kandang mereka. Adanya jaminan transportasi menjadi alasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau misalnya nanti Palembang (Sriwijaya FC) main ke sana butuh Rp 400 juta. Memang geografisnya seperti itu," kata Edy.
"Maunya PT LIB, Perseru pindah kandang. Tapi bangsa ini tanpa Serui, bukan Indonesia. Mereka sudah menyanggupi fasilitas itu. Why not?" ujarnya.
(ads/mfi)











































