Abduh Lestaluhu: Jangan Pernah Tiru Aksi Pemukulan Saya

Abduh Lestaluhu: Jangan Pernah Tiru Aksi Pemukulan Saya

Lucas Aditya - Sepakbola
Selasa, 09 Mei 2017 11:20 WIB
Abduh Lestaluhu: Jangan Pernah Tiru Aksi Pemukulan Saya
Pemain PS TNI, Abduh Lestaluhu (Foto: Amalia Dwi Septi/detikSport)
Jakarta - Kapten PS TNI, Abduh Lestaluhu, meminta agar tak ada pemain yang meniru aksi pemukulannya. Dia mengharapkan agar tak ada lagi kejadian yang sama.

Abduh melakukan aksi pemukulan saat PS TNI mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor akhir 2-1. Thiago Furtuoso merupakan pemain yang dipukul Abduh saat melakukan perebutan bola. Pemain tim nasional Indonesia di ajang Piala AFF 2016 itupun diganjar kartu merah.

Komisi Disiplin PSSI sudah memutuskan bahwa Abduh mendapatkan sanksi sebanyak lima pertandingan dan denda Rp 10 juta. Abduh mengisyarat kan bakal menerima hukuman itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat akun Instagram pribadinya, @abduhlestaluhu03, Abduh menyampaikan hal itu.

Abduh Lestaluhu: Jangan Pernah Tiru Aksi Pemukulan SayaFoto: Ist


"Impian saya sejak kecil menjadi pemain sepakbola, ingin menjadi kebanggaan untuk keluarga, berguna untuk negara Indonesia melalui sepakbola, yang sudah diputuskan saya terima dengan lapang hati dan ikhlas, ini adalah pelajaran dan hikmah bagi saya, hal yang telah terjadi jangan pernah di tiru dan jangan pernah ada lagi," kata Abduh sambil mengunggah fotonya saat masih menjadi pemain muda mengenakan kaos Persis Solo.

"Permintaan maaf untuk semua pihak, teman dan management tim, PS Bhayangkara dan semua pecinta sepakbola Indonesia. #ayobuatsepakbolaindonesiamaju," tambah pemain yang pernah memperkuat Persija Jakarta itu.

Liga Indonesia berjalan sekitar sebulan, ada beberapa insiden kekerasan di lapangan. Selain Abduh, di Liga 1 ada pemukulan yang dilakukan oleh pemain PSM Makassar, Ferdinan Sinaga. Dia memukul pemain Perseru Serui, Perseru Serui.

Sementara di Liga 2, ada kasus penyiraman wasit yang dilakukan oleh pemain Persiraja Banda Aceh, Farry Komol, yang berujung hukuman dua bulan.

Insiden lain di Liga 2 terjadi saat laga 757 Kepri melawan PSPS Pekanbaru. Gerald Pangkali menendang Defri Riski, hingga dihukum dua bulan dan denda Rp 20 juta.


(cas/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads