Sidang komisi disiplin (komdis) PSSI itu digelar, Rabu (10/5/2017) di kantor mereka, di Jakarta. Dalam sidang itu diputuskan bila panpel pertandingan Persib dijatuhi hukuman berupa denda Rp 30 juta.
Penyebabnya karena usai pertandingan Persib melawan Persipura Jayapura, Minggu (7/5/2017), ada penonton yang melakukan aksi pelemparan botol, serta penyalaan flare. Sanksi ini menjadi sanksi kedua yang diterima panpel pertandingan tim asal kota kembang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya setiap selesai pertandingan dan untuk pertandingan selalu ada evaluasi. Yang selalu jadi sorotan kan bidang keamanan dan salah satunya masalah flare, petasan, dan sejenisnya," kata Budi, melalui pesan singkat, Kamis (11/5).
Budi juga mengungkapkan, setiap bobotoh yang akan masuk ke dalam stadion selalu dilakukan pemeriksaan. Itu untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam area stadion. "Sebelum masuk juga selalu ada body cek," ujarnya.
Namun memang selalu saja ada yang luput dari pemeriksaan. Untuk itu dia berharap ke depannya bobotoh bisa lebih kooperatif dan tidak berbuat hal yang merugikan.
"Kami mah minta kesadarannya saja. Karena kalau selalu mengandalkan bidang keamanan agak susah juga. Yang paling efektif kan saling mengingatkan sesama bobotoh," ucapnya.
Ditanya sudah menerima surat resmi dari Komdis terkait sanksi tersebut, Budi mengaku belum mengeceknya. "Saya belum cek," ungkap Budi.
(cas/rin)











































