Turnamen Toulon dijadwalkan mulai digelar pada 29 Mei hingga 10 Juni mendatang di Prancis. Pada ajang itu, Indonesia tergabung di grup C bersama Brasil U-20, Skotlandia U-21 dan Republik Ceko U-21.
Indonesia mengikuti turnamen tersebut sebagai persiapan dan pemanasan untuk tampil di Piala AFF U-19 pada bulan September dan Kualifikasi Piala AFC di bulan November.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin lihat mereka bisa memecahkan solusi tidak dengan melawan tim yang memang kelasnya bagus. Kami nanti akan main dengan cara kami sendiri. Kalau memang tidak bisa eksis dengan lawan itu, berarti kami harus memperbaiki diri. Tapi saya yakin main bolanya Brasil dengan cara main Indonesia sebetulnya sama. Cuma selama ini kita merasa kalah. Saya sudah tekankan pada anak-anak kalau kalah itu setelah 2x45 menit.
"Jadi begitu berangkat jangan digiring opini masyarakat kalau kalah. Kami berangkat untuk menang, siapapun lawannya," katanya.
Meski menjalani turnamen tersebut di bulan puasa, Indra mengaku tak khawatir. Ia sudah memiliki solusinya.
"Kemarin sempat ada ustaz yang kasih ceramah bilang (puasa) bisa diganti. Tapi untuk ofisial semua wajib puasa yang muslim. Kalau pemain kalau hari ini main mereka tidak puasa. Setelah itu puasa. Nanti diganti," katanya.
(ads/krs)











































