Pada laga pekan ke-13 yang dihelat di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (9/7/2017) sore WITA, PSM yang bertindak sebagai tuan rumah sebenarnya dalam tekanan Bhayangkara sejak menit awal. Buktinya tim tamu mampu membuat total 12 attempts dengan enam on target.
Sementara PSM sebagai tuan rumah cuma bikih tujuh attempts tapi ada enam yang tepat sasaran. Dari enam itu, dua berujung gol kemenangan PSM di laga ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol kedua PSM dicetak Reinaldo Da Costa lewat tendangan penalti di menit ke-86. Wasit Prasetyo Hadi menghukum Bhayangkara setelah gelandang PSM Willem Jan Pluim dijatuhkan di dalam kotak putih.
Bhayangkara memperkecil skor jadi 1-2 yang bertahan hingga laga usai lewat gol gelandang asal Korea Selata Lee Yujun pada menit ke-87.
Dengan hasil ini PSM bertahan di posisi pertama klasemen dengan 26 poin, unggul tiga angka dari Persipura Jayapura di urutan kedua. Sementara Bhayangkara di posisi keenam dengan 21 poin.
"Di liga ini wasit biasa memberi penalti bagi tuan rumah seperti Persib dan Arema apabila terjadi kontak di menit akhir," tutur pelatih Bhayangkara, Simon McMenemy, usai pertandingan seraya mengkritik wasit Prasetyo Hadi.
Pada pertandingan lainnya, Barito Putera memetik kemenangan 1-0 atas Persiba Balikpapan lewat gol Dandi Maulana Abdulhak pada menit ke-83. Barito naik ke posisi keempat klasemen dengan 22 poin, sementara Persiba tetap di posisi buncit dengan empat poin.
(mna/mrp)











































