Semen Padang Tekuk PSPS 2-1

Liga Indonesia

Semen Padang Tekuk PSPS 2-1

- Sepakbola
Rabu, 04 Mei 2005 19:50 WIB
Pekanbaru - PSPS Pekanbaru harus menelan kekalahan setelah menyerah 2-1 dari Semen Padang. Kekalahan tersebut membuat PSPS turun satu peringkat ke-12. Pada pertandingan di stadion Rumbai, Rabu (4/5/2005), PSPS sempat unggul lebih dahulu lewat gtol yang dicetak oleh sang kapten kesebelasan Rochy Putiray di menit ke-42. Rochy berhasil memanfaatkan umpan silang di mulut gawang Semen Padang sebelum meneruskan bola datar tersebut ke dalam jaring gawang kiper Wawan Darmawan. Ketinggalan 0-1 membuat pemain Semean Padang mencoba melakukan serangan balik. Akhirnya menjelang akhir petrtandingan Pedro berhasil menyamakan kedudukan. Pedro yang berada di depan gawang berhasil memanfaatkan umpan sebuah umpan dari sayap kanan sebelum menymabutnya dengan tandukkan kepalanya ke dalam gawang Suprayitno. Hasil imbang 1-1 sekaligus mengakhiri pertandingan babak pertama. Sementara di babak kedua jalannya pertandingan lebih banyak dikuasai oleh Semen Padang. Pada menit menit ke-16 babak kedua kembali Supriyatno harus memungut bola dari dalam gawangnya setelah G Friday menjebol gawang PSPS memanfaatkan crossing dari sayap kiri.Hasil 1-2 membuat permainan semakin panas terutama di kubu PSPS. Di menit ke-25 babak kedua sempat terjadi keributan antar pemain setelah pemain PSPS mengganjal pemain lawan. Penonton juga sempat mebuat ulah setelah suporter tuan rumah melempari kubu Semen Padang dengan botol minuman namun akhirnya sempat diredam Namun, lima belas menit sebelum usai pertandingan, tanpa alasan yang jelas sesama suporter tuan rumah berkelahi dan korbannya adalah seorang Satuan Polisi Pramong Praja. Ia dipukuli ramai ramai oleh para suporter Askar Peting. Dari informasi yang diterima, Sat Pol ini terkesan membela Semen Padang dan akhirnya diamankan pihak kepolisian. Usai pertandingan pelatih PSPS Rulli Nere mengatakan bahwa kedua gol tersebut adalah kesalahan kiper yang kurang mengantisipasi datangnya bola. Selain itu, para pemain pemain belakang PSPS juga secara mental tak suka melihat gaya kipernya yang sering meninggalkan posisi belakang bahkan terkesan ikut menyerang. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads