Tampil di kandang sendiri di Stadion Segiri, Selasa (11/7/2017), PBFC langsung menekan sejak babak pertama. Tim arahan Dragan Djukanovic itu menurunkan tiga penyerangnya sekaligus yakni Sultan Samma, Lerby Eliandry, dan Shane Edward Smeltz sejak menit awal.
Namun kukuhnya barisan belakang Mitra Kukar membuat serangan tuan rumah kandas. Tim tamu bahkanya nyaris unggul pada menit kelima melalui kaki Andre Agustiar yang berhasil lolos dari sergapan pemain belakang PBFC Leonard Tupamahu saat melakukan serangan balik cepat. Sial bagi Andre, tendangannya masih melambung diatas mistar gawang M Ridho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Lerby yang sudah berhadapan dengan kiper Joko Ribowo gagal menyarangkan bola. Arah tendangannya bisa dibaca oleh kiper Mitra Kukar itu.
Berulang kali gagal menyelesaikan peluang membuat para pemain PBFC frustrasi. Kesalahan-kesalahan berulang kali terjadi dan beberapa pemain kerap melakukan pelanggaran yang tidak perlu. Sampai 45 menit pertama, kedudukan masih tetap 0-0.
Memasuki paruh kedua, PBFC langsung menekan. Tiga menit usai restart, PBFC mendapat hadiah tendangan bebas di dekat kotak penalti. Tapi tendangan Lerby masih jauh dari gawang Mitra Kukar.
Sementara itu, peluang yang didapat Mitra Kukar lewat Oh In-kyun dan Marclei tak mampu dimaksimalkan. Keduanya gagal memanfaatkan kemelut di depan gawang tuan rumah.
PBFC akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-62. Lerby membobol gawang Mitra Kukar lewat sebuah tendangan salto usai memaksimalkan umpan dari Ponaryo Astaman.
Mitra Kukar nyaris mencetak gol balasan di menit ke-75. Tapi tendangan Marclei masih bisa digagalkan oleh Ponaryo.
Kemenangan ini mengantar PBFC naik ke peringkat 10 dengan 20 poin dari 14 pertandingan. Sementara Mitra Kukar masih tertahan di posisi kedelapan dengan 21 poin.
(nds/krs)











































