DetikSepakbola
Rabu 16 Agustus 2017, 21:21 WIB

Rotasi Disebut Akan Jadi Kunci Indonesia Taklukkan Filipina

Randy Prasatya - detikSport
Rotasi Disebut Akan Jadi Kunci Indonesia Taklukkan Filipina Pemain timnas Indonesia U-22, Marinus Maryanto Wanewar (Foto: Manan Vatsyayana/AFP)
Jakarta - Timnas Indonesia punya peluang menang yang sangat besar melawan Filipina. Itu bisa terjadi jika Luis Milla bisa merotasi dan membenahi lini belakang.

Indonesia berhasil meraih hasil yang cukup bagus saat berhasil menahan imbang Thailand 1-1 di Shah Alam Stadium, Shah Alam, Selasa (15/8/2017) sore WIB. Hasil ini pun diperkirakan bisa menjadi modal bagus saat menghadapai Filipina di laga kedua SEA Games Kuala Lumpur.

Di atas kertas, kualitas para pemain Indonesia masih berada di atas Filipina. Atas dasar itu, bukan hal yang mengejutkan jika para pemain U-22 Indonesia bisa memetik kemenangan.

Menurut pemerhati sepakbola, M.Kusnaeni, laga melawan Filipina bukan sekadar untuk meraih tiga poin, tapi Indonesia harus bisa mencetak gol sebanyak-banyaknya untuk menjaga kans lolos ke semifinal lewat selisih gol.

Supaya harapan itu bisa terwujud, Milla harus jeli dalam merotasi pemain dan memperbaiki koordinasi lini belakang yang buruk saat berhadapan dengan Thailand.

"Kita bisa kalahkan Filipina, tapi syaratnya pelatih harus pintar rotasi karena jeda pertandingan di turnamen ini cuma dua hari. Jadi rotasi itu kunci dan konsentrasi juga harus dibenahi karena gaya main kita, kan, cepat," kata Bung Kusnaeni dalam bincang-bincangnya dengan detikSport.

Laga melawan Filipina juga akan jadi pertandingan yang spesial untuk para pemain timnas Indonesia. Sebab, hari pertandingan yang jatuh pada Kamis (17/8/2017) malam WIB, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Indonesia yang ke-72.

Dengan bertandingan di HUT RI, Bung Kus meyakini para pemain akan mendapat lecutan yang sangat besar. Apalagi, para pemain tampak sudah sadar betul dengan besarnya harapan warga Indonesia kepada mereka.

"Kalau dilihat waktu pemain menyanyikan Indonesia Raya ketika lawan Thailand, ada Hansamu dan Febri yang bercucuran air mata. Saya menangkap isyarat yang sangat kuat kalau mereka sangat sadar dengan harapan masyarakat Indonesia," tambahnya.

"Saya yakin pas pertandingan di Hari Kemerdekaan mereka bisa terdorong dan semangat untuk meraih hasil besar dan maksimal. Jangan lupa juga, skuat filipinan saat ini tidak sekuat dulu, yang ketika itu banyak mendatangkan pemain-pemain dari Eropa," tandas pria 49 tahun itu.



(cas/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed