Semenjak bergabung dengan Persela, Kosuke terbilang sudah menjelma jadi salah satu pilar di lini tengah Persela. Di awal bergabung, ada pula sedikit cerita unik tentangnya.
Saat menjalani tes fisik dan kesehatan, nilai VO2Max pemain asal Jepang itu mencapai 13,3. Padahal rekan-rekan satu timnya di Persela umumnya berada di level 12.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menambah porsi latihan karena bermanfaat untuk meminimalisir cedera. Selain itu saya selalu ingin menaikkan performa saya," katanya.
Hal tersebut, ucap pesepakbola 29 tahun itu melanjutkan, sudah terbiasa ia lakukan semenjak masih tampil di level junior. Ia memang terbiasa menggembleng diri dalam latihan.
"Di tim, saya bukan pemain top. Jadi saya tidak mau ketinggalan jauh dengan para pemain top. Salah satu cara agar saya lebih baik yaitu dengan cara meningkatkan latihan," tuturnya.
Gelandang yang punya mobilitas tinggi itu kemudian menuturkan rasa bangganya bisa main di Indonesia, secara khusus berseragam Persela yang disebutnya punya barisan suporter fanatik.
"Salah satu alasan saya mau bergabung dengan Persela, karena para pendukung fanatiknya," ucap Kosuke.
(krs/cas)
