Wacana untuk menggelar Piala Indonesia sudah disampaikan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, beberapa hari yang lalu. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, tak bisa memastikan karena belum mendapatkan laporan rencana tersebut.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) merespons dengan mengimbau PSSI agar berpikir ulang untuk menggulirkan Piala Indonesia. PT LIB memprediksi jadwal Timnas bakal sangat padat tahun depan. Salah satunya dengan adanya rangkaian Asian Games 2018 yang bakal didahului dengan test event. Itu masih ditambah dengan Piala AFF dan Piala Asia U-19.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada satu jejak sejarah yang harus dijaga bersama. Lagipula, semua negara punya kejuaraan di sela liga seperti Piala FA. Jadi Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan salah satu yang terbesar di Asia harus menghidupkan Piala Indonesia," ujar Tisha kepada pewarta, Rabu (13/12/2017).
Piala Indonesia akan melibatkan seluruh dari berbagai level berbeda.
"Jadi ketika tahun depan semua strata sudah tertata rapi, di situlah kami mulai pertarungannya. Nanti kami bahas soal waktu pada 20 Desember," kata Tisha.
Piala Indonesia sudah bergulir sebanyak enam kali sejak pertama kali diputar pada 2005. Sriwijaya FC menjadi juara sebanyak tiga kali, disusul Arema Indonesia dua kali menjadi juara dan Persibo Bojonegero di perhelatan terakhir.
(ads/fem)











































