DetikSepakbola
Selasa 19 Desember 2017, 17:30 WIB

Bela Evan Dimas-Ilham Udin, Menpora Sebut-sebut Cristiano Ronaldo

Yanu Arifin - detikSport
Bela Evan Dimas-Ilham Udin, Menpora Sebut-sebut Cristiano Ronaldo Evan Dimas Darmono saat membela timnas Indonesia (Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto)
Serpong - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengomentari polemik larangan pesepakbola Indonesia membela klub asing. Ia menyebut-nyebut Cristiano Ronaldo.

Dua pesepakbola Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn, resmi berseragam Selangor FA musim ini. Keduanya direkrut tim Malaysia itu usai mengantar Bhayangkara FC menjuarai Liga 1.

Tapi kepindahan Evan dan Ilham seolah 'tidak direstui' Edy Rahmayadi. Ketua Umum PSSI yang juga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu menilai, mereka tidak berjiwa nasionalis dan cuma mengejar uang.


Edy bahkan sudah memanggil Evan dan Ilham. Edy juga berencana memanggil agen kedua pemain, Muny Munial, untuk membahas hal tersebut.

Menanggapinya, Menpora Imam justru berpandangan lain. Ia menyatakan sebagai bentuk profesionalisme, sah-sah saja pemain Indonesia berkarier di luar negeri.

"Ketika [Cristiano] Ronaldo harus memilih ke Real Madrid, pindah dari Portugal ke Spanyol, maka siapa yang persoalkan?" Imam mengatakan di sela-sela acara turnamen bulutangkis di Serpong, Selasa (19/12/2017).

"Ini sesungguhnya soal profesionalisme, soal profesionalisme seorang atlet profesional yang harus dihargai. Dan menurut saya tidak ada masalah mereka main di manapun, asal ketika timnas membutuhkan mereka, wajib hukumnya pulang ke tanah air."


"Sekarang di musim kompetisi ini milih klub manapun di belahan bumi ini silakan, tapi ketika PSSI, timnas, membutuhkan mereka, maka harus pulang ke tanah air," Imam menambahkan.

Menpora menambahkan, dirinya belum mendapat penjelasan soal larangan tersebut. Tapi ia menegaskan, pemain Indonesia sedianya harus diberi ruang tampil di negara lain.

"Saya belum nerima apa alasan pelarangan itu. Karena bagi saya, soal profesionalisme, maka seperti halnya kita juga mengimpor pemain asing. Semua klub Liga 1 kan harus menyiapkan pemain asing, kenapa pemain kita tidak diberikan ruang di liga-liga negara lain?" Imam menegaskan.



(yna/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed