Sepanjang tahun 2017, ada empat kelompok timnas putra yang secara reguler menjalani pertadingan-pertandingan di berbagai ajang. Yang teratas tentu saja level senior, lalu ada timnas U-22, timnas U-19, dan timnas U-16. Semua kelompok tersebut bermain dalam ajang turnamen, kualifikasi, hingga laga persahabatan.
Dari empat kelompok tersebut, total timnas putra mencatatkan 51 pertandingan dengan meraih 27 kemenangan, tujuh imbang, dan 17 kekalahan. Ada 135 gol dan 52 kali kebobolan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut data yang dipublikasi PSSI, timnas Senior mencatatkan lima kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. Laga pertama timnas senior di tahun 2017 terjadi pada 21 Maret di Stadion Pakansari saat kalah 1-3 dari Myanmar.
Milla buka cuma mengelola timnas senior. Pria asal Spanyol itu juga bertugas melatih timnas U-22. Sepanjang tahun ini timnas U-22 telah memainkan 12 laga dengan memetik lima kemenangan, tiga imbang dan empat kekalahan.
Dari laga yang dilakoni itu, di antaranya adalah pertandingan di ajang SEA Games. Timnas U-22 menyabet medali perunggu setelah mengalahkan Myanmar 3-1 di perebutan tepat ketiga.
Timnas U-19 yang dikelola Indra Sjafri jadi tim yang paling banyak menjalani pertandingan. Mereka tercatat bermain sebanyak 15 kali sepanjang tahun 2017 dengan rincian delapan kemenangan dan tujuh kekalahan.
Di tahun ini Egy Maulana Vikri dkk. berhasil menyabet medali perunggu di ajang Piala AFF U-18. Mereka menang 7-1 atas Myanmar dalam perebutan tempat ketiga.
Selanjutnya, ada timnas U-16 yang dikelola Fakhri Husaini. Tim ini bermain sebanyak 14 kali di tahun 2017 dengan memetik sembilan kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan.
https://www.instagram.com/p/BdPgqWeh5ps/?hl=id&taken-by=pssi__fai (ran/ran)











































