Persipura vs Persibom di Babak 32 Besar

Dji Sam Soe Copa Indonesia

Persipura vs Persibom di Babak 32 Besar

- Sepakbola
Minggu, 12 Jun 2005 19:27 WIB
Jakarta - Bermain imbang tanpa gol melawan Perseman Manokwari pada leg kedua, Persipura yang diperkuat Boaz Solossa lolos menuju ke babak 32 besar. Dengan hasil 0-0 di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (12/6/2005), keduatim memiliki agregat (pertandingan home dan away) 1-1. Namun Persipura meraih tiket babak kedua karena bisa mencetak gol di kandang lawan. Di babak 32 besar, Persipura akan menghadapi tim Divisi Utama Persibom Bolaang Mangondow yang menyingkirkan Persma Manado. Persipura juga tercatat sebagai tim kedua Papua setelah Persiwa Wamena yang lolos ke babak kedua. Persiwa sendiri menyudahi harapan Persidafon Dafonsoro untuk menghadapi Persiter Ternate. Menanggapi penampilan tim asuhannya, pelatih Persipura Rahmad Dharmawan mengaku masih kurang puas. Menurutnya pemain tidak bisa bermain lepas karena terpancing emosi. Akibatnya, permainan tim terutama ketika hendak melakukan serangan tidak terjalin rapi. "Pemain sudah sejak awal terpancing emosi sehingga permainan mereka menjadi tidak terkontrol. Akibatnya, kami tidak bisa memperlihatkan permainan terbaik," jelas Rahmad seperti rilis yang diterima detiksport, Minggu (12/6/2005). Mantan pelatih Persikota Tangerang ini juga tidak menampik peran Boaz Solossa yang sangat vital bagi Persipura. Serangan tim menjadi lebih hidup setelah Rahmad memasukkan pemain nasional ini untuk menggantikan Korinus Fingkreuw. Beberapa kali,kerjasamanya dengan Christian Silva sebelum ditarik keluar untuk digantikan David DaRocha mengancam gawang lawan yang dikawal Johanis Petrus. "Boaz memang bagus ketika ditempatkan di belakang dua penyerang. Dirinya tidak sekadar mengumpan tetapi juga bisa berperan sebagai striker," tambahnya. Kendati demikian, Kapten Edward Ivakdalam menilai rekan-rekannya tidak bisa bermain lepas karena menanggung beban untuk tidak dipermalukan ketika menghadapi tim Divisi I. "Menghadapi tim dari Divisi I justru membuat kami tidak bisa bermain lepas. Ada beban untuk harus menang sehingga permainan kami tidak bisa berkembang. Mungkin berbeda bila kami menghadapi Persibom di babak berikutnya karena sama-sama dari Divisi Utama," tandas Edward. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads