DetikSepakbola
Senin 12 Februari 2018, 19:07 WIB

Alasan Piala Gubernur Kaltim Kini Hanya Diikuti 8 Tim

Amalia Dwi Septi - detikSport
Alasan Piala Gubernur Kaltim Kini Hanya Diikuti 8 Tim
Jakarta - Piala Gubernur Kalimantan Timur 2018 hanya diikuti oleh delapan tim. Mepetnya waktu kompetisi Liga 1 yang akan bergulir menjadi penyebabnya.

Wakil Ketua Steering Commitee Piala Gubernur Kaltim Yunus Nusi menyatakan bahwa penyelenggaraan dengan delapan tim peserta sudah sangat pas mengingat situasi dan kondisi, serta belajar dari pengalaman edisi sebelum ini.

"Jadi yang pertama kenapa delapan tim sudah sangat cukup bisa dibagi menjadi dua grup. Mengingat waktu untuk mendapatkan slot juga karena pertimbangan Piala Presiden yang berakhir 17 Februari, termasuk konsep Liga 1," ujarnya di Jakarta, Senin (12/2/2018).

"Sehingga kalau 12 tim seperti tahun lalu akan memakan waktu bagi kami. Kami juga mempertimbangkan beberapa hal lainnya," katanya menambahkan.

Menurut Yunus, pada awalnya Piala Gubernur Kaltim dijadwalkan bergulir pada 18 Februari. Namun, PSSI meminta untuk mempertimbangkan lagi karena berdekatan dengan final Piala Presiden.

"Akhirnya kami sepakati bahwa kami akan menyelenggarakan turnamen ini dengan delapan klub. Sebenarnya peminatnya banyak, tapi hasil kesepakatan kami dengan PSSI akhirnya hanya delapan tim," katanya.

Di Piala Gubernur Kaltim saat ini sejumlah klub seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar absen. Menurut Yunus, pihaknya sudah mengundang tapi mereka menolak.

"Tapi mereka sendiri yang memutuskan tidak ikut karena beberapa alasan yang kamis serahkan sepenuhnya kepada klub. Kami tidak bisa memaksa mereka, dan kami juga tidak butuh, tapi hampir keseluruhan tim ingin menjadi peserta piala Gubernur Kaltim," katanya.

"Akhirnya keputusan kami, di luar tiga tim Kaltim yang harus ikut, itulah seperti Madura United, Persebaya Surabaya, Sriwijaya FC, Bali United, dan Arema FC. Maka itulah yang kami putuskan sebagai peserta. Tapi kami yakin kualitas dari lima tim sudah sangat baik bagi penyelenggaraan Piala Gubernur Kaltim," tuturnya.

Namun demikian, Yunus menyakini turnamennya akan sangat bermanfaat untuk tim sebagai persiapan menuju Liga 1 musim depan. Dia optimistis Piala Gubernur Kaltim akan menarik perhatian masyarakat Indonesia.

"Ini menjadi bagian dari kebutuhan klub, apalagi klub yang tidak masuk ke semifinal Piala Presiden. Kami juga sudah mendrafting di tanggal 18-28 Februari. Tapi tiba-tiba ada informasi bahwa rencana kompetisi Liga 1 akan dimundur lagi, kami berkomunikasi lagi dengan PT LIB dan PSSI, kami menanyakan lagi bahwa kami akan menyesuaikan jadwal," katanya.

"Setelah ketemu, sangat ideal bagi kami, 4 hari setelah final Piala Presiden, kami mulai lagi dengan Gubernur Kaltim, bagi kami secara psikologi penontonnya sangat baik untuk meneruskan 5-6 hari pasca final Piala Presiden. Kemudian yang nanti akan bertanding ke sana ada lima tim yang tidak masuk ke semifinal Piala Presiden," ucap dia.




(ads/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed