DetikSepakbola
Minggu 18 Februari 2018, 19:54 WIB

Pemprov Jakarta Ikut Tanggung Jawab Kerusakan GBK

Indra Komara - detikSport
Pemprov Jakarta Ikut Tanggung Jawab Kerusakan GBK Anies Baswedan menyambut Persija Jakarta di Balai Kota (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta - Kemenangan Persija Jakarta dinodai dengan perusakkan fasilitas Stadion Gelora Bung Karno oleh suporter. Pemerintah DKI Jakarta bakal ikut bertanggung jawab.

Pada laga final Piala Presiden 2018 yang dihelat, Sabtu (17/2/2018) malam WIB, Persija menuntaskan dengan gelar juara usai mengalahkan Bali United dengan skor 3-0.

Itu jadi gelar perdana Persija setelah 17 tahun lamanya puasa gelar dan wajar saja suporter mereka, yang biasa disebut The Jakmania, merayakannya dengan euforia. Sayangnya, perayaan yang berlebihan itu menimbulkan kerugian tak sedikit untuk GBK.

Para suporter itu merusak sejumlah fasilitas stadion seperti bangku penonton, pagar pembatas lapangan, dan pagar stadion.


Tak cuma itu, aksi tak terpuji seperti menginjak tanaman, membuang sampah sembarang, dan lainnya dilakukan di sekitaran stadion. Tentu saja ini mencoreng kemenangan Persija di laga final, terlebih GBK sebenarnya baru saja dibuka usai direnovasi.

Pihak pengelola GBK sendiri sampai saat ini masih terus menghitung kerusakan yang ada dan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Pihak panitia Piala Presiden memastikan akan tanggung jawab.

Ternyata tak cuma panitia pelaksana (panpel), tapi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga bakal turun tangan memperbaiki kerusakan di GBK.

"Kita siap untuk ikut perbaiki dan siap berkoordinasi dari Pemprov DKI dan pihak pengelola GBK juga berbicara dengan teman-teman di Persija. Jadi kami ikut perbaiki kerusakan," kata Gubernur DKI, Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (18/2/2018).

Sebelum Anies, Sandiaga Uno selaku wakil gubernur mengaku ingin mencari pelaku perusakan lewat tayangan televisi. Sandi pun meminta agar fans ke depannya mampu menjaga perilaku di stadion.


"Marilah kita menggunakan kesempatan ini untuk mengubah perilaku kita karena kita bicara dengan direktoral venue gimana pun juga stadion itu dibangun tapi kalau perilaku dari pada segelintir oknum ini belum berubah kita ga akan dapat kan (stadion bagus)," timpal Sandi di tempat yang sama.



(idn/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed