DetikSepakbola
Kamis 08 Maret 2018, 23:29 WIB

Joko Driyono Bicara soal Misi Bawa Persija Bertransformasi

Amalia Dwi Septi - detikSport
Joko Driyono Bicara soal Misi Bawa Persija Bertransformasi Plt Ketua Umum PSSI dan Pemilik Persija Jakarta Joko Driyono. (Foto: detikcom)
Jakarta - Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono angkat bicara soal kepemilikan saham di Persija Jakarta. Dia mengaku punya misi khusus membawa Macan Kemayoran bertransformasi.

Joko diketahui menjadi pemilik saham mayoritas Persija melalui PT Jakarta Indonesia Hebat, dengan besaran 80 persen. Sementara 15 persen saham dimiliki oleh Persija Jakarta Hebat, yang didalamnya terdapat Ferry Paulus dan anaknya, Feraldo Paulus.

Sedangkan porsi terkecil yakni 5 persen dipegang oleh PT Persija Jaya Jakarta, dipunyai Yayasan Persija Muda. Joko mengatakan keberadaannya bukan karena ingin menguasai atau memiliki Persija sepenuhnya.


Akan tetapi dia ingin menjembatani tim ibu kota itu ke arah yang lebih baik lantaran Persija adalah klub dengan sejarah besar. Persija ingin dibawa menjadi klub yang profesional dan stabil.

"Yang ditulis dan ramai di media sosial, 99 persen benar dalam konteks data legal. Yang tidak bisa dihindari spekulasinya," kata Joko Driyono kepada pewarta di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3).

"Kami ingin Persija keluar dari kesulitan 3-5 tahun belakangan dan melakukan transformasi menjadi klub profesional yang diharapkan. Posisi di JIH, 100 persen benar dan saya ada di sana. Peran JIH menjamin dan mengantar Persija melakukan transformasi dan ada dua hal."

"Misalnya transformasi dari kepemilikan tunggal menjadi kolektif. Proses ini butuh 2-5 tahun, ini akan dilakukan untuk memastikan Persija jangan sampai berpindah kepemilikan dari perorangan ke perorangan, yang bisa berpotensi merugikan klub dan tokoh-tokoh tadi karena ketergantungan pada satu orang yang mengelola aspek finansial, dan memastikan stabilitas keuangan dan operasional."


"Jadi transformasi setelah melihat fenomena Persija dengan potensi sedemikian rupa, karena beberapa tahun sebelumnya ada opsi dijual ke seseorang, Pemda, Jakpro. Spekulasi muncul, Joko ingin memiliki Persija, itu tidak salah, tapi misinya ketika salaman dengan Ferry (Paulus) sebagai stakeholder mengantar Persija menjadi kolektif (secara kepemilikan)," sambung Joko.

"Untuk berhasil dan meraih prestasi pada 2017 dan tidak terganggu utang masa lalu. Oleh karena itu, kami ingin membalik perspektif bahwa kesulitan apapun dan hal tidak terjangkau siapapun, menjadi peluang serta bentuk baru untuk dilihat bersama. Tidak boleh klub profesional beralih atau pindah tangan karena saldo kosong, tidak punya homebase, tidak punya stadion, dan dinilai murah. PSSI punya kepentingan untuk memproteksi seperti halnya Brisbane Roar oleh Federasinya."

"Secara legal, makanya harus dijamin. Kalau tidak, gagasan dan ide tidak berjalan. Tapi kami komitmen bersama 2-5 tahun ketika homebase, stadion sudah punya, kembali lagi di Jakarta dengan suporter besar, Persija akan menjadi klub tidak biasa," tuturnya.


Joko turut membantah bahwa ada 'tangan besar' yang bermain di balik dirinya memiliki saham mayoritas Persija. Pria yang juga kerap disebut Jokdri ini mengatakan saat ini belum ada pembicaraan soal investor baru, sementara klub masih terus dibenahi.

"Per hari ini JIH belum menawarkan ke investor. Karena kami ingin Persija didandani dulu, pulang ke rumah, kemudian punya stadion. Jadi belum ada pembicaraan siapa investor. Saya tidak bisa larang spekulasi yang muncul," katanya

"Kalau transformasi ini sukses bisa menjadi model transformasi klub profesional. Kami amati Persija bertahun-tahun dan kami lihat waktu itu Persija punya potensi dibeli Mr.X atau Pemda, dan sebagainya."

"Padahal masalahnya sederhana. Persija sebuah harta karun sepakbola yang besar dengan potensi besar. Jadi harus dikelola proyeksi bisnis yang besar. Titik. Kalau itu terjadi saya punya keyakinan dan ini akan jadi besar. Bukan anggap ini hasilnya, tapi terpenting teoritis dan mendekati kaidah-kaidah profesional yang seharusnya dijalankan," dia menjelaskan.
(ads/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed