Pertandingan antara Persela melawan Perseru digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (11/5/2018) malam WIB. Sebenarnya, kedua tim sama-sama memiliki kesempatan mencetak gol. Namun, tak ada satu pun peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Ini adalah hasil imbang ketiga dari empat laga kandang Persela di musim ini. Satu-satunya kemenangan Persela di depan publik sendiri terjadi saat menggasak PSMS Medan, April silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan berakhir seri, cukup disayangkan karena kami bermain di kandang," kata Pelatih Persela Aji Santoso, di sesi jumpa pers usai pertandingan.
"Kami sangat menguasai pertandingan, banyak peluang, hanya saja permasalahannya peluang itu tidak ada yang jadi gol. Terutama peluang terakhir yang diperoleh Walace, itu seharusnya jadi gol, tapi masih sedikit melebar di sisi gawang," ujarnya.
"Tapi dari cara bermain anak-anak tidak ada masalah, terutama di babak kedua kami sangat dominan, secara keseluruhan main bagus kok," ujarnya.
Aji juga menyebut, kesulitan timnya membongkar pertahanan lawan karena Perseru Serui banyak menumpuk pemain di lini tengah. Kurang mengigitnya gelombang serangan Laskar Joko Tingkir ini disinyalir karena masa recovery yang minim dan absennya gelandang andalan, Diego Assis.
"Pasti ada pengaruh recovery, komposisinya juga agak sedikit darurat. Absennya Diego pasti ada (pengaruh), apalagi Diego joker dari Persela," tuturnya menambahkan.
Di kubu lain, mendapatkan satu poin dari kandang Persela, bagi tim Kuda Laut Jingga -julukan Perseru Serui sudah seperti berhasil memenangkan pertandingan di kandang lawan. "Kami bersyukur target terpenuhi, jalannya pertandingan juga bagus, apa yang kita rencanakan juga jalan. Ini tadi luar biasa," ucap pelatih Perseru Serui, I Putu Gede.
"Kita belajar dari beberapa pertandingan, setelah dari Medan, kita banyak pembenahan, dan kuat di ball possession," katanya.
"Kalau mereka gak bisa bikin gol, mereka jangan bikin gol. Saya fikir, kita paling kebobolan sedikit, tapi surplus juga sedikit," sambung Putu Gede. (rin/ran)











































