DetikSepakbola
Senin 21 Mei 2018, 03:11 WIB

Ismed Sofyan: Wasit Harusnya Malu Ambil Keputusan Konyol

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Ismed Sofyan: Wasit Harusnya Malu Ambil Keputusan Konyol Persija Jakarta kalah 0-2 dari Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2018 (Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto)
Lamongan - Ismed Sofyan amat kecewa dengan kinerja wasit Annas Apriliandi yang memimpin laga Persela Lamongan vs Persija Jakarta. Ismed menganggap Annas sudah mengambil keputusan konyol.

Sebuah gol kontroversial mewarnai kekalahan 0-2 yang diderita Persija di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (20/5/2018), pada pekan kesembilan Liga 1 2018. Gol pertama Persela yang dicetak Diego Assis pada menit ke-84 membuat kubu Persija meradang.



Persija melakukan protes keras karena menganggap Diego Assis mencetak gol dengan tangan. Protes ini membuat laga sempat terhenti beberapa menit. Meski diprotes Ismed dan kawan-kawan, wasit Annas tetap mengesahkan gol itu.
Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Persela memantapkan kemenangannya melalui tembakan jarak jauh Shohei Matsunaga di injury time.

Seusai laga, Ismed mengungkapkan betapa kecewanya dia dengan kepemimpinan wasit. Pemain senior Persija itu heran kenapa persoalan wasit di Liga Indonesia tak pernah teratasi.

"Saya sebagai pemain kecewa dengan perangkat pertandingan. Buat apa sebelum pertandingan bendera fairplay dikibarkan tetapi kepemimpinan wasit tidak seperti yang kita harapkan," tutur Ismed.

"Kedua tim bermain bagus Persija maupun Persela, cuma saya tidak habis pikir kenapa di tahun 2018 ini dari tahun ke tahun permasalahan wasit tidak pernah bagus. Banyak pertandingan yang dilaksanakan di Liga 1 banyak bermasalah, kepemimpinan wasit yang tidak becus, sekarang siaran langsung saja wasit berani mengambil keputusan yang konyol, contoh seperti tadi gol gunakan tangan. Hakim garis sudah angkat tangan tapi dia turunin lagi."



"Ini sepakbola mau dikemanain, apakah cukup di sini saja? Ini kan mencoreng sepakbola Indonesia. Kompetisi saja tidak benar bagaimana timnas Indonesia ke depannya. Saya mengimbau kepada teman-teman wartawan coba ini diekspos jangan cuma diredam. Ini tentunya demi kebaikan sepakbola Indonesia. Kalau gini terus sepakbola Indonesia sampai kapan. Kalau wasit maaf harus dibayar gini buat apa kami kerja keras latihan pagi siang sore kalau di setiap pertandingan dikalahkan oleh wasit. Saya malam ini kecewa dengan kepemimpinan wasit."

"Saya pikir wasit harus punya rasa malu mengambil keputusan yang konyol dan saya kira dia harus sadar diri. Sebelum kompetisi kita diberi bekal law of the game kita jalani. Wasit apakah ada law of the game dari mereka mengambil keputusan yang konyol. Sekali lagi saya sudah bilang kami latihan pagi siang sore tapi kalau ada keputusan salah dari wasit buat apa kami latihan pagi siang sore kalau kami dikalahkan oleh wasit," kata Ismed.



(mfi/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed