DetikSepakbola
Kamis 07 Juni 2018, 23:29 WIB

Hadapi PS Tira, Persija Ingin Keluar dari Zona Merah

Amalia Dwi Septi - detikSport
Hadapi PS Tira, Persija Ingin Keluar dari Zona Merah Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco. (Foto: Grandyos Zafna Manase/detikcom)
Bantul - Persija Jakarta akan melawan PS Tira dalam laga lanjutan Liga 1 2018. Macan Kemayoran mempunyai misi meraih tiga poin demi keluar dari zona merah.

Persija akan bertemu PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Jumat (9/6/2018). Ismed Sofyan dkk saat ini menempati posisi paling buncit klasemen dengan 13 poin dari sembilan laga.

Persija masih memiliki tiga laga tunda yang belum dijalani. Masing-masing melawan Persib Bandung, Perseru Serui, dan terakhir Persebaya Surabaya. Laga melawan Bajul Ijo seharusnya digelar 3 Juni lalu, tapi batal karena kerusuhan suporter sebelum laga.

"Kami baru balik lagi ke Bantul. Mudah mudahan besok tidak ada masalah. Kami bisa main bagus lawan PS Tira. Suporter bisa menikmati pertandingan di dalam stadion atau nonton tv juga," ungkap pelatih Stefano Cugurra Teco.




"Semua komponen yang di Persija baik pelatih maupun pemain mau kerja ekstra untuk laga besok. Kami tidak bisa main lawan Persebaya, kami balik ke sini untuk kerja keras buat besok. Apalagi Persija baru bermain 10 kali besok kami main maksimal. Kami punya latihan sedikit tapi tidak masalah," dia menambahkan.

Pelatih asal Brasil itu mengaku sudah menyiapkan strategi agar bisa meraih poin penuh. Dia meminta timnya agar tidak lengah ketika menyerang atau pun saat bertahan.

"Ya saya pikir kami fokus di tim Persija saja. Kami harus konsentrasi ketika hilang bola. Harus marking bagus. Ketika punya bola harus konsentrasi agar passing sekaligus finishing akhir. Kedua tim punya semangat penuh besok. Saya pikir pertandingan besok bagus untuk suporter datang," kata Teco.

"Kami tidak usah bicara pemain dari lawan. Pasti mereka memiliki pemain yang punya kualitas bagus. Tapi kami lebih fokus ke tim kami saja," kata Teco lagi.

Menghadapi PS Tira, Persija dipastikan tanpa striker Marko Simic. Namun Teco optimistis timnya bisa bekerja sama satu sama lain.

"Soal Marko absen dia tidak bisa main karena hukuman komdis empat pertandingan. Saya pikir ini tidak fair setelah lihat video tapi sudah ada keputusan dia tidak bisa main. kami harus fokus kepada pemain lain, mereka sudah latihan sekarang kasih semangat kasih percaya diri. Dia bisa bantu tim. Ini dari awal musim harus ada team work pasti kami bisa menang. Satu tim sendiri sulit. Kami harus butuh team work untuk menang," ujar Teco.

"Kami harus fokus di tim. Di tim punya tiga sektor. Tiga sektor harus kompak harus kerja sama. Harus ada team work. Saat bertahan kami harus lakukan dari pemain depan. Waktu menyerang harus punya kualitas. Semua aspek harus fokus dan konsentrasi untuk bisa cetak gol," katanya menambahkan.




(ads/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed