DetikSepakbola
Selasa 17 Juli 2018, 10:50 WIB

One On One

Awan Setho Menatap Panggung Asia

Femi Diah - detikSport
Awan Setho Menatap Panggung Asia Foto: Agung Pambudhy/detikSport
Jakarta - Awan Setho Raharjo, 21 tahun, tak menyangka dilirik Timnas. Asian Games 2018 bakal menjadi panggung terdekatnya.

Perawakannya kecil dan kurus untuk ukuran penjaga gawang. Tingginya cuma 174 centimeter.

Tapi untuk urusan goalkeeping, Awan memiliki keistimewaan. Juga koordinasi dan bola-bola pertamanya. Pun keberanian beradu satu lawan satu dengan lawan.

Guru pertamanya, bapaknya sendiri, Setyadi Widhi Atmoko. Setyadi mantan penjaga gawang.



Bergabung dengan SSB Persisac sejak 2002, Awan kemudian berguru ke Uruguay bersama tim bentukan PSSI, Sociedad AnĂ³nima Deportiva (SAD). Salah satu rekan seangkatannya adalah Hansamu Yama.

Klub profesional pertama didapatkan di Bali United mulai 2015. Tim yang menyublim dari Persisam Putra Samarinda itu ditangani Indra Sjafri.

"Waktu itu dibawa Coach Indra Sjafri, pas Bali United launching tim pertama," kata Awan dalam wawancara One on One dengan detikSport.

Berlabuh semusim di Bali United, Awan pindah ke Persip Pekalongan. Sempat hendak meninggalkan sepakbola, tapi kemudian Awan membuka jalan ke Bhayangkara FC lewat kepolisian.

Rejeki nompok. Dapat pekerjaan tetap, dia pun bisa kembali menekuni sepakbola.

Lulusan SMA 2 Kristen Salatiga itu bersedia untuk kembali merumput, berkostum Bhayangkara. Meskipun, waktu itu, dia tak menjadi pilihan sang pelatih, Simon McMenemy.

Oleh Simon, Awan dipinjamkan ke PSIS Semarang. Dia kalah bersaing dengan Wahyu Tri Nugroho dan Rully Desrian.

Simon memanggil Awan pulang ke Bhayangkara saat Wahyu Tri cedera. Dalam persaingan internal, Awan berhasil dipercaya sebagai kiper utama.

Di Liga 1 2017, Awan menunjukkan potensinya. Pemuda kelahiran Semarang 20 maret 1997 itu berkontribusi besar mengantarkan Bhayangkara menjadi juara.

"Itu luar biasa banget. Debut di liga, bisa langsung juara," ujar Awan.

Sukses itu membuka jalan lain. Awan dilirik Timnas.



Awan menjalani debut di Timnas pada November 2017. Waktu itu, Garuda Muda menghadapi Guyana dalam sebuah pertandingan persahabatan. Sejak itu, Awan konsisten mengisi skuat Merah Putih.

Kii, dia bersama Timnas U-23 di bawah asuhan Luis Milla sedang harap-harap cemas. Mereka menunggu pemanggilan ke skuat Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Harapannya bisa mengisi timnas. Bisa bergabung di Bali (lokasi pelatnas sepakbola)," ujar Awan.



(fem/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed