PSSI Kabulkan Banding PSPS

PSSI Kabulkan Banding PSPS

- Sepakbola
Sabtu, 30 Jul 2005 13:06 WIB
Jakarta - Komisi Banding PSSI akhirnya menganulir keputusan Komisi Disiplin (Komdis) yang menjatuhkan sanksi pengurangan tiga poin sekaligus PSPS Pekanbaru dinyatakan kalah saat menjamu PSIS pada Minggu (3/07/2005) di Stadion Rumbai, Pekanbaru. Sebagai hukuman gantinya, PSPS diminta untuk melanjutkan sisa pertandingan di tempat yang netral tanpa ada penonton melawan PSIS.Manejer PSPS Pekanbaru, Satta Taher mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Sabtu (30/07/2005) di Pondok Pantin Jl Kharuddin Nasution, Pekanbaru. Ia menjelaskan dengan dikabulkan banding PSPS ini, maka sisa pertandingan saat menjamu PSIS akan dilanjutkan kembali dengan kedudukan 1-0 buat tim tuan rumah pada menit ke 57. "Waktu itu kita menolak untuk melaksanakan tendangan finalti buat PSIS. Dengan adanya keputusan Komisi Banding ini, maka pertandingan nantinya akan dilanjutkan dengan penalti. Namun pengurangan 3 poin dari Komdis dianulir. Sedangkan tempat pertandingan nantinya akan diatur bidang Ligina," urai Satta.Ia menambahkan kalau komisi banding menyimpulkan, pertandingan menjamu PSIS yang sempat terhenti dipimpin wasit Jajad Sudrajat pada babak kedua itu menjadikan PSPS dinyatakan tidak mogok bertanding."Komisi Banding hanya menyebutkan pertandingan itu terhenti karena situasi yang tidak kondusif. Dimana saat itu penonton menyerbu lapangan bahkan ada yang memukul wasit," kata Satta.Selain memutuskan pertandingan harus dilanjutkan, Komisi Banding juga memutuskan mengurangi sanksi dua kali partai usiran menjadi satu kali usiran. Itu sebabnya, dalam menjamu Persib Bandung, Minggu (31/7/2005) besok, PSPS akan bertanding di tempat netral tanpa penonton di Bangkinang, Ibukota Kabupaten Kampar atau terpaut 60 km arah barat dari Pekanbaru. "Putusan banding juga meringankan pembayaraan denda dari Rp 30 juta menjadi Rp 20 juta," tukasnya.Keputusan Banding ini, kata Satta begitu penting karena tidak terjadi pengurangan nilai tiga poin. Kini PSPS mengoleksi 20 poin dari hasil 20 pertandingan karena pertandingan melawan PSIS belum dianggap selesai. "Dengan demikian jumlah pemasukan gol juga berubah karena kemenangabn PSIS 3-0 dibatalkan. Sekarang ini PSPS memiliki rekor memasukan 17 berbanding 27 kemasukan," tandas Satta. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads