Dji Sam Soe Copa Indonesia
Rusuh, PSM Tak Lanjutkan Pertandingan
Minggu, 31 Jul 2005 19:25 WIB
Kuta - Hujan lemparan dari suporter Bali memaksa PSM Makassar memutuskan tak melanjutkan pertandingan. Untuk sementara Persekaba Badung unggul 1-0 dari PSM.Entah kiriman batu dari mana yang membuat kepala pemain PSM Irsyad Aras bocor. Pertandingan babak 32 besar yang digelar di Stadion Gelora Samudera Kuta, Minggu (31/7/2005) memang diwarnai aksi 'panas' suporter tuan rumah yang terdiri dari suporter Badung dan Persegi Gianyar.Dari awal memasuki stadion, tim Juku Eja sudah disambut dengan aksi pemukulan yang diduga dilakukan oleh suporter Gianyar. Saat itu striker PSM A.Junaedi dan Rolly Yasin menjadi korbannya.Namun kejadian itu tak menyurutkan PSM untuk tetap bertanding. Penimpukan dengan gundu dan botol air pun sempat mewarnai sesaat sebelum pertandingan dimulai. Seorang wartawan asal Makassar menjadi korban penimpukan dengan gundu.Jalannya pertandingan pun berlangsung sengit. Hasil leg pertama di Makassar yang memberikan kemenangan 3-2 untuk PSM membuat Persekaba hanya memerlukan kemenangan aggregat 1-0 di kandangnya.Bermain dengan tempo cepat dan menekan, namun peluang PSM untuk menjebol gawang Keris Badung yang dijaga I Made Wirawan tak mendapat hasil memuaskan.Justru sebuah serangan balik dari Persekaba di menit ke-6 sukses menciptakan gol. Lewat akselerasi umpan dari Elisangelo kepada pemain depan Yahya S, gawang kapten PSM Hengki Oba terkoyak. Yahya yang lepas dari jebakan offside, langsung meninggalkan pemain bek PSM dan dengan mudah menceploskan bola dengan tendangan kaki kanannya.Hasil 1-0 itu pun membuat PSM bernafsu mengejar ketinggalan. Terbukti dari peluang tendangan pojok banyak tercipta bagi PSM. Di menit 10 peluang emas terbuka bagi andalan PSM Ritam Manubun. Sayang, tendangan keras Ritam yang langsung ke mulut gawang masih bisa ditepis oleh Wirawan.Suasana makin panas, di menit 16 terjadi insiden berdarah. Dari bagian tribun timur tiba-tiba saja pemain tengah PSM Irsyad Aras berlari ke tengah lapangan sambil memegang bagian kepalanya."Begitu jatuh terlentang dari kepala Irsyad darahnya langsung luber," ujar pemain belakang PSM Adrian Mardiansyah bercerita kepada detiksport yang mengaku berada di dekat Irsyad.Melihat kondisi Irsyad pertandingan pun dihentikan di menit 18. Pihak PSM langsung mengajukan protes. Mereka menolak melanjutkan pertandingan karena aksi kekerasan suporter."The game is over. Lihat saja anda bisa melihat sendiri bagaimana keadaannya," ujar pelatih PSM Fritz Korbach dengan kesal yang juga dilempari botol dan mendapat acungan jari tengah dari para penonton.Negoisasi yang memakan waktu sekitar setengah jam dilakukan oleh pihak panitia penyelenggara, namun pihak PSM tetap bersikeras tak ingin melanjutkan dengan kondisi seperti itu. Pengawas Pertandingan Koentjoro Jekti pun membuat laporan dengan melampirkan surat jaminan keamanan dari kepolisian."Makanya tadi saya juga lampirkan surat jaminan, dan saya ketik PSM tak menghendaki pertandingan dilanjutkan. Jadi sekarang semua tergantung hasil komisi displin PSSI. Untuk sementara pertandingan terhenti dengan posisi 1-0 untuk Persekaba," jelas Kuntjoro.PSM sendiri mengungkapkan bahwa keputusan terpaksa diambil. Menurut asisten manajer Sumirlan, siapa pun yang berada di kondisi seperti itu pasti memilih tak melanjutkan pertandingan. PSM justru merasa kasihan terhadap Badung karena aksi kekerasan ini dipicu masalah antara Persegi Gianyar yang melakukan pertandingan tandang ke Makassar beberapa waktu lalu."Kasihan Badung, seharusnya suporter tahu apa yang melatarbelakangi kekerasan suporter PSM terhadap Persegi beberapa waktu lalu. Semua dimulai dengan aksi pemukulan terhadap anak kecil yang dilakukan pemain Persegi Nehemiah Solossa saat uji coba di stadion, sehari sebelum bertanding.Nehemiah diduga sedang mabuk. Namun saat itu aksi suporter Makassar tak mencelakakan pemain Persegi," tutur Sumirlan.Sementara itu pihak Persekaba mengaku menyesal atas kejadian tersebut. Apalagi saat bertandang di Makassar, pihaknya dijamu dengan baik."Makanya kami sangat menyesal, kejadian seperti ini terjadi. Di Makassar kita diperlakukan dengan baik. Tetapi semua sudah terjadi, padahal ini kekuatan keamanan ini yang paling maksimal," tandas asisten manajer Persekaba Ketut Muska Adi."Sekarang kami serahkan semua kepada PSSI. Tetapi evaluasi tetap kita lakukan, dengan panpel juga pihak Dji Sam SOe kita libatkan. Melakukan partai usiran pun kami siap," timpal Ketua Harian Persekaba Anak Agung Susunan pemain:Persekaba Badung: 30- Made Mirawan, 3- Arif Al Akbar, 9- Julian Hontong, 26-Yance Aronggear, 28- Muhammadan (C), 13-I Komang Kariana Antara, 10-Elisangelo De Jesus, 25- Claudio Villan, 16- Yahya Sosomar, 24- Mbom Mbom JulienPSM Makassar: 1-Hengky Oba, 12-Washiyatul Akmal, 13-Andrian Mardiansyah, 26-Yudo Prasetyo, 16-Uci Sanusi, 22-Irsyad Aras, 17-Musriza Edy, 6-Chairil Rifo, 3-Ritam Madubun, 7-Akhmad Junaedi, 18-Ahmad Amirudin (lom/)










































