Dji Sam Soe Copa Indonesia
Semen Padang Ingin Ulang Prestasi
Selasa, 02 Agu 2005 17:30 WIB
Jakarta - Pernah merengkuh Piala Liga yang terakhir digelar di tahun 1992, Semen Padang berambisi ingin mengulang prestasinya itu kembali di Dji Sam Soe Copa Indonesia 2005. Demikian diungkapkan pelatih papar pelatih Semen Padang Syafriyanto Rusli seperti dalam rilisnya kepada detiksport, Selasa (2/8/2005). Menurutnya, predikat juara Piala Liga yang pernah disandang pada 1992 menjadi motivasi tim Kerbau Sirah untuk kembali mengukir prestasi di turnamen Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005."Gelar terbaik pernah kami raih di Piala Liga. Karena itu tradisi meraih juara di ajang turnamen sepakbola nasional harus dipertahankan. Apalagi Semen Padang tercatat sebagai tim yang meraih gelar terakhir Piala Liga. Mudah-mudahan kami bisa menjadi tim pertama peraih trofi Copa Dji Sam Soe," papar Syafriyanto.Langkah Semen Padang menuju ke 16 Besar memang penuh tantangan. Syafriyanto mengatakan tak ingin melepaskan semua partai dengan mudah. Bahkan Semen Padang akan fokus di Copa Dji Sam Soe karena di Liga Indonesia mereka hanya menargetkan posisi papan tengah atau tidak terdegradasi. Makanya, Persegi Gianyar sebagai lawan mereka nanti juga telah diperhitungkan. Meski belum mengetahui peta kekuatan lawan, Syafriyanto mengaku sudah mendapat gambaran musuhnya nanti."Persegi tampil stabil di Copa Dji Sam Soe. Mereka selalu menang besar di kandang. Bahkan mereka bisa mencuri poin di luar. Makanya kami harus waspada dan bertekad memaksimalkan permainan saat main di Padang. Semua pemain inti, termasuk lima pemain asing akan kami turunkan," katanya.Striker Persegi, Javier Roca yang kini menjadi top skorer Copa Indonesia bakal mendapat pengawalan ekstra ketat. Penampilan legiun asal Cile dengan koleksi sembilan gol mendapat perhatian khusus Semen Padang. Menurut Syafriyanto, timnya akan membuat pertahanan berlapis untuk mematikan gerak pemain itu.Sayangnya, Syafriyanto belum mengetahui jadwal pasti laga mereka dengan Laskar Kuda Jingkrak itu. Jadi dia belum bisa meprediksi pemain yang siap tampil. Pasalnya, menurunnya fisik pemain karena padatnya jadwal masih mungkin terjadi. Tapi masalah pola permainan yang bakal diterapkan pelatih Soni Kawiarda yang belum dikenalnya, tidak akan menjadi kendala."Kami sama-sama buta. Makanya Semen Padang tidak terlalu mencemaskan lawan. Toh, mereka juga belum mengenal permainan kami," tandas Syafriyanto. (erk/)











































