sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 24 Agu 2018 21:52 WIB

Indonesia Kalah Adu Penalti, Bagaimana Luis Milla Memilih Para Eksekutornya?

Randy Prasatya - detikSport
Bagaimana Luis Milla memilih eksekutor penaltinya saat Indonesia kalah dari UEA di 16 besar Asian Games 2018  (Grandyos Zafna/detikSport) Bagaimana Luis Milla memilih eksekutor penaltinya saat Indonesia kalah dari UEA di 16 besar Asian Games 2018 (Grandyos Zafna/detikSport)
Bekasi - Timnas Indonesia U-23 gagal di Asian Games 2018 setelah kalah adu penalti dari Uni Emirat Arab (UEA). Padahal Garuda Muda sudah menyiapkan diri dan mental untuk adu tos-tosan.

Pertemuan antara Indonesia dengan UEA di babak 16 besar berakhir dengan adu penalti setelah selama 120 menit kedudukan sama kuat 2-2. Indonesia pada akhirnya kalah 3-4 di adu tos-tosan.

Septian David Maulana dan Saddil Ramdani adalah dua eksekutor Indonesia yang gagal. Stefano Lilipaly, Alberto Goncalves, dan Muhammad Hargianto tiga pemain yang sukses menjalankan tugas.

Baca Juga: Timnas U-23 Kuatkan Mental untuk Hadapi UEA

Indonesia sebetulnya sudah mempersiapkan adu penalti dalam latihan. Akan tetapi, hasil di pertandingan tak berjalan baik.

"Ada penendang yang oke, ada juga yang di klub kita lihat suka ambil penalti, dan ada juga yang pas di latihan bagus. Tapi, penalti itu sudah seperti lotre," kata Milla.

"Kalau di momen tadi saya bikin list, lalu saya tanya ke pemain satu persatu. Saya juga lihat mukanya apakah bisa memberi rasa aman. Dengan cuma lihat muka saja sebetulnya kita bisa tahu, tapi hasilnya seperti yang sudah dilihat," sambungnya.

(ran/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed