IGK Manila Minta Nurdin Mundur

IGK Manila Minta Nurdin Mundur

- Sepakbola
Kamis, 11 Agu 2005 01:13 WIB
Jakarta - Vonis penjara terhadap Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mendapat tanggapan dari mantan manajer timnas IGK Manila. Menurutnya Nurdin sebaiknya meletakkan jabatannya.Pendapat Manila tersebut ia maksudkan sebagai upaya mengetuk hati nurani Nurdin untuk mengundurkan diri. Bagaimanapun, memimpin sebuah organisasi dari balik jeruji besi merupakan hal yang kurang dapat diterima.Dituturkan pria yang juga manajer Persija Jakarta ini, mengurus sepakbola tak semudah yang dibayangkan. Apalagi untuk mengurus PSSI, yang notabene induk olahraga terbesar di tanah air dan sudah berusia 75 tahun, diperlukan energi yang sangat besar."Wong dipimpin oleh tokoh yang memiliki segalanya saja belum tentu berhasil. Apalagi kemudian pimpinan PSSI itu harus menggerakkan organisasi dari balik penjara. Saya pikir itu sangat tidak mungkin," tegas Manila.Nurdin Halid pada Selasa (9/8/2005) lalu dijatuhi hukuman penjara dua tahun enam bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam kasus impor gula ilegal dari Vietnam.Ditambahkan Manila, jikapun bersikeras ingin tetap menjadi ketua umum, Nurdin tampaknya mencontoh pengalaman Bob Hasan yang tetap eksis memimpin PB PASI meski dihukum di Nusakambangan, atau Akbar Tanjung yang masih bisa malang melintang menjadi Ketua DPR walau sudah divonis hakim dalam kasus penyelewengan dana Bulog, sebelum akhirnya dibebaskan."Saya rasa bisa saja nanti Nurdin berkilah seperti itu, dan itu sah-sah saja. Apalagi Nurdin langsung banding," ujarnya.Kendati demikian, persoalan tak berhenti begitu saja. Pasalnya yang jadi pertanyaan Manila adalah apakah di negeri ini tidak ada orang lain kecuali Nurdin yang sanggup dan mampu memimpin PSSI?Mengurus sepakbola tidak bisa main-main. Dibutuhkan seorang tokoh yang memiliki kemampuan serta punya banyak waktu untuk turun ke bawah dalam menangani berbagai kendala yang masih saja membuat wajah persepakbolaan di tanah air carut-marut.Namun untuk itu masih dibutuhkan peran serta anggota PSSI untuk bisa mewujudkannya. Pasalnya, untuk bisa digelar sebuah munaslub diperlukan kesadaran semua anggota organisasi itu, dan tidak hanya mengandalkan gerakan beberapa pihak."Dari para anggota pemilik suara itu sepakbola nasional bisa diubah. Karena itu sebagai anggota publik penggemar sepakbola di tanah air saya mengetuk hati mereka untuk ramai-ramai meminta munaslub PSSI untuk mengganti Nurdin Halid," tandas Manila lagi. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads