Agum Siap Turun Tangan

Ketua Umum PSSI Divonis Penjara

Agum Siap Turun Tangan

- Sepakbola
Jumat, 12 Agu 2005 23:12 WIB
Jakarta - Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar siap turun tangan membantu permasalahan PSSI. Ia pun mendukung digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PSSI. Tak bisa lagi mempertahankan sikapnya yang berpatokan "tunggu dan lihat", kini Agum menyatakan sikap terhadap permasalahan PSSI dimana ketua umumnya (Nurdin Halid) baru saja dijatuhi vonis penjara 2 tahun 6 bulan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara akibat keterlibatannya dalam kasus impor beras ilegal.Ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya lantai 12 Gedung KONI Pusat Senayan, Jumat (12/8) siang, Agum mengakui bahwa ia memang sudah menerima surat mandat dari Menpora Adhyaksa Dault agar dirinya selaku pimpinan KONI Pusat harus ikut membenahi PSSI. "Saya sudah pelajari surat mandat itu dan kesan saya, KONI Pusat memang harus menyikapi masalah PSSI ini dengan serius," jelas Agum.Ia menambahkan selaku Ketua Dewan Kehormatan PSSI sebenarnya sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pengurus teras PSSI termasuk dengan Sekjen Nugraha Besoes. Rencananya ia akan mengadakan pertemuan lagi. "Saya pastinya akan berbicara lagi dengan pengurus harian yang lain, lebih bagus lagi kalau besok," lanjutnya. Menurut Agum, menyusul jatuhnya vonis penjara 2 tahun 6 bulan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara kepada Nurdin Halid akibat keterlibatannya dalam kasus impor beras ilegal, Pengurus Harian PSSI tak bisa lagi menyikapi situasi kepemimpinan di PSSI seperti tak terjadi apa-apa. "Situasi seperti ini tak bisa dibiarkan lagi," tegas Agum mengisyaratkan dorongannya agar Pengurus Harian PSSI segera menggelar Munaslub."Kalau bisa bahkan sebelum bulan Oktober. Saya akan berbicara mengenai perlunya digelar Munaslub pada Raparnas itu," katanya. Oktober adalah 'batas waktu' yang disorongkan Sekjen Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Peter Velappan kepada Pengurus Harian PSSI agar segera melaksanakan pergantian di pucuk pimpinan PSSI. Harapan Peter Velappan itu dilontarkannya dalam kunjungan terakhirnya ke Indonesia, saat pembukaan acara Vision Indonesia, pertengahan Juli lalu di Bandung dan Yogyakarta. Yang jelas, di tengah maraknya tuntutan adanya suksesi di PSSI, sejumlah nama kini mulai dimunculkan sebagai figur pengganti Nurdin Halid. Disamping nama-nama seperti Agusman Effendi, Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Nirwan Dermawan Bakrie yang Ketua Badan Liga Indonesia (BLI), serta Gubernur DKI Jaya Sutiyoso, beberapa tokoh sepakbola kemarin memunculkan nama KSAD Jenderal TNI Djoko Waluyo sebagai sosok alternatif. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads