DetikSepakbola
Senin 24 September 2018, 00:11 WIB

Kalahkan Sriwijaya FC, PSM Makassar Tempel Persib di Puncak Klasemen

Reinhard Soplantila - detikSport
Kalahkan Sriwijaya FC, PSM Makassar Tempel Persib di Puncak Klasemen Foto: Reinhard Soplantila/detikSport
Makassar - PSM Makassar meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Sriwijaya FC. Keunggulan ini mengantar Juku Eja naik ke posisi dua klasemen, menempel Persib Bandung di urutan teratas.

Dalam pertandingan pekan ke 24 Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalata Makassar, Minggu (23/9/2019), PSM mendominasi jalannya pertandingan. Tuan rumah mencetak masing-masing satu gol di setiap babak.

Gol pembuka diciptakan Saldi di menit 20. PSM akhirnya memastikan meraih poin penuh setelah Willem Jan Pluim melesakkan gol kedua di menit 88.

Dalam konferensi pers usai pertandingan asisten pelatih PSM, Herman Kadiaman, mengungkapkan kunci kemenangan timnya adalah permainan agresif yang diperagakan sejak awal.



"Saya rasa itulah strategi kami, kita lawan siapapun harus agresif. Kita diinstruksikan untuk agresif untuk memenangkan pertandingan," ujar Herman Kadiaman.

Selain bermain agresif, beberapa rotasi pemain yang dilakukan staf kepelatihan PSM di beberapa posisi punya peran besar dalam kemenangan ini. Di antaranya adalah digantinya M. Rahmat dengan Saldi, dan Reva Adi Utama dengan Fauzan Jamal.

"Kalian mengatakan harus rotasi dan inilah yang kami lakukan, sementara Rahmat juga masih cedera. Saldi lumayan main kita memang harapkan dia cetak bola. Sandro (Alessandro Ferreira Leonardo), dia harus banyak adapatasi secepat mungkin," lanjut dia.

Kemenangan atas Sriwijaya ini, mendongkrak posisi PSM dari peringkat 7 naik ke posisi dua klasemen sementara, dengan mengkoleksi 38 poin, atau terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.

Sriwijaya Kurang Konsentrasi

Di sisi lain, kubu Sriwijaya FC menilai kekalahan mereka terjadi karena para pemain kurang fokus di tengah lapangan. Beberapa peluang yang dipunya akhirnya terbuang sia-sia.

"Ada empat peluang yang dipunyai, mungkin kurang konsentrasi atau posisinya yang tidak benar, tapi begitu lah sepakbola," ujar pelatih Sriwijaya FC, Subangkit," pada Minggu (23/9/2018) malam.

Secara khusus Sriwijaya juga menilai Wiljan Pluim menjadi pemain yang paling merepotkan. Gelandang asal Belanda itu jadi kekuatan utama PSM di lini tengah.

"Tetap (Wiljan Pluim) biasa main di sayap juga di tengah. Dia lihat kesulitan kami, dan bola juga banyak dari Pluim," kata Subangkit.

"Anak-anak sudah main grafik bagus. Mereka (PSM) banyak bermain dari counter (attack) terutama di gol kedua nya dan ini akan kami perbaiki lagi," sebutnya.

Kekalahan inipun membuat Sriwijaya FC harus bertengker di posisi ke-14 klasemen Liga 1 2018, dengan raihan 27 poin.



(din/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed