DetikSepakbola
Rabu 26 September 2018, 20:47 WIB

Melayat ke Rumah Haringga, Menpora Sampaikan Salam Duka Presiden

Mercy Raya - detikSport
Melayat ke Rumah Haringga, Menpora Sampaikan Salam Duka Presiden Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta -
Menpora Imam Nahrawi melayat ke rumah duka Haringga Sirila di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Rabu (26/9/2018). Dia juga menyampaikan pesan duka Presiden Joko Widodo kepada keluarga.
Haringga tewas di tangan oknum bobotoh yang beringas akibat fanatisme buta antar klub. Kejadian keji terjadi sebelum pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dimulai di Stadion GBLA, Minggu (23/9/2018).

Imam mengunjungi kediaman almarhum hari ini.
"Kehadiran kami di tempat ini ingin ucapkan belasungkawa atas wafatnya adik kita semua Ari gendut (Haringga)," kata Imam saat menemui keluarga almarhum Haringga.
"Kami dapatkan kisah luar biasa tentang Ari dari ayah dan kakakny, ternyata Ari betul-betul pemuda yang hebat, rajin, mau membantu dalam kesehariannya," ujar dia.

"Kedua, kami juga sampaikan salam hormat dari presiden Jokowi kepada ayahanda, ibu, dan sekarang kakak, tentu Presiden Jokowi merasa sangat berduka cita," dia menambahkan.
Imam juga menyampaikan permintaan keluarga korban agar tidak ada korban lagi dan hentikan dendam.
"Yang penting juga saya mendengar ungkapan yang luar biasa dari ayah dan kakak agar cukup lah Ari yang menjadi terakhir. Jangan ada lagi korban berjatuhan karena sepakbola dan jangan sampai ada balas dendam, jangan sampai ada pertumpahan kemarahan dan permusuhan, sudahi segalanya," ujar dImam.
"Tapi juga bagaimana soal hukum ini betul-betul ditegakkan seadil-adilnya, pelaku maupun orang-orang yang terlibat ini harus ditindak tegas. Kami sampaikan bahwa Polresta Bandung dan jajaran kepolisian sudah mengupayakan begitu cepat. Ini harus ditindak tegas agar ada efek jera dan tak ada korban baru nanti," Imam mengharapkan.


(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed