Kalahkan Vietnam, Myanmar ke Final

Piala ASEAN U-20

Kalahkan Vietnam, Myanmar ke Final

- Sepakbola
Rabu, 17 Agu 2005 20:12 WIB
Palembang - Myanmar akhirnya memastikan diri maju ke babak final Piala ASEAN U-20 setelah pada pertandingan semifinal, Rabu (17/8/2005), mengalahkan Vietnam lewat adu penalti 6-5.Drama adu tendangan 11 meter dilakukan setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabring, Palembang.Dari lima eksekusi penalti pertama, baik Myanmar dan Vietnam sama-sama gagal satu kali. Kebetulan yang gagal itu adalah kapten masing-masing, yakni Aung Myo Thant (Myanmar) dan Nguyen Van Khai (Vietnam).Kemenangan Myanmar terjadi setelah algojo keenamnya, Yazar Win, sukse menjebol gawang Nguyen Xuan Nam, dan eksekutor keenam Vietnam, Phan Thanh Hung, tak mampu melakukan hal yang sama dengan Yazar. Dengan hasil ini maka Myanmar berhak tampil di babak final hari Jumat lusa melawan pemenang pertandingan semifinal lain antara Laos melawan Malaysia.Pertandingan antara Myanmar dan Vietnam berjalan cukup ketat, meskipun penguasaan bola banyak dikuasai pasukan Myanmar yang dilatih Dr. Tint Lwin. Namun di babak pertama Vietnam justru mampu mencuri gol melalui serangan balik pada menit ke-38. Pemain tengah Vietnam Nguyen Van Khai mampu meneruskan umpan panjang dari Nguyen Ngoc Dieu. Tendangan kerasnya, setelah mengontrol bola beberapa saat, menembus sudut kiri gawang Myanmar yang dijaga Thiha Si Thu. Di awal babak kedua pemain Myanmar Soe Thiha Aung mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-49, setelah tendangan bebasnya di luar kotak penalti masuk ke sudut kanan atas gawang Vietnam. Setelah disamakan, para pemain Vietnam mencoba mengambil inisiatif menyerang. Sayang itu hanya berlangsung selama 15 menit. Sisanya, kembali Myanmar menguasai bola. Namun, hingga pluit panjang ditiup wasit Jajat Sudrajat Hidayat dari Indonesia, kedudukan tetap 1-1. Dalam perpanjangan waktu 2 X 15 menit kembali Myanmar menguasai bola. Sayang, sejumlah peluang gagal dimanfaatkan Myanmar yang mengenakan kostum merah-merah ini. Saat adu penalti, para pemain Vietnam menunjukkan perilaku yang tidak sopan yakni dengan melakukan provokasi terhadap penjaga gawang maupun pemain Myanmar yang akan melakukan tendangan penalti. Akibatnya, wasit Jajat Sudrajat terpaksa memberikan kartu kuning kepada seorang pemain Vietnam yang disambut dengan gelak tawa mereka. Seusai adu penalti seorang pemain Vietnam mengadukan seorang pemain Myanmar yang dinilai bersikap tidak sopan. Atas pengaduan ini seorang ofisial Vietnam mengacung-acungkan tangan ke arah tim Myanmar sebagai tanda marah. Pelatih Myanmar Dr. Tint Lwin kepada detikcom mengaku lebih senang bertemu dengan Malaysia daripada Laos dalam partai final. "Saya senang berjumpa Malaysia. Piala ini akan terasa berarti jika kami juara," katanya. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads