Piala ASEAN U-20
Myanmar Tampil Sebagai Juara
Jumat, 19 Agu 2005 21:55 WIB
Palembang - Malaysia gagal membalas kekalahan mereka di babak penyisihan grup sehingga gagal pula menjadi juara. Tampil sebagai kampiun adalah Myanmar yang di partai puncak menang 1-0.Pahlawan kemenangan Myanmar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat (19/8/2005), ini adalah Hla Aye Htwe yang mencetak gol tunggal di awal babak pertama, tepatnya di menit kedua.Hla Aye menendang bola dari dalam kotak penalti menyambar umpan silang dari rekannya di rusuk kiri pertahanan Malaysia. Bola kencang tak mampu dihentikan penjaga gawang Malaysia Amini Ahmad Tabarani. Pertandingan antara Myanmar dan Malaysia sebenarnya berjalan cukup membosankan. Jauh berbeda dengan duel Laos vs Vietnam dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang kemudian dimenangi Laos 4-1. Setelah unggul 1-0 para pemain Myanmar cenderung memainkan negative football. Mereka, misalnya, terlalu gampang jatuh dan terkesan cedera meskipun benturan yang terjadi tidak begitu keras. Sementara Malaysia, yang di babak penyisihan Grup A menyerah 1-2 dari Myanmar, mencoba bermain hati-hati dan berharap pertahanan lawan lengah, seperti yang mampu mereka manfaatkan saat menghadapi Indonesia dan Laos di putaran pertama. Di babak kedua permainan tidak berkembang menjadi lebih menarik. Dukungan sekitar 10 ribu penonton tidak juga menggenjot motivasi kedua kesebelasan untuk bermain lebih ngotot. Baru pada 10 menit terakhir Malaysia mulai berani bermain cepat dan mengurung habis pertahanan Myanmar. Sayang, sejumlah peluang yang didapatkan masih dapat dipatahkan kiper Thiha Si Thu dari Myanmar. Hingga pluit panjang ditiup wasit R. Vijay dari Singapura kedudukan tetap 1-0. Seusai pertandingan pelatih Myanmar Dr. Tint Lwin kepada detiksport mengatakan bahwa setelah merengkuh sukses di sini, target mereka selanjutnya adalah mencetak sukses di Piala ASIA U-20 yang akan digelar di Malaysia pada tahun 2007. "Terimakasih Indonesia. Terimakasih masyarakat Palembang yang telah mendukung tim kami," kata Tint dengan mata berkaca-kaca.Myanmar menjadi yang terbaik setelah meraih lima kemenangan dari enam pertandingan yang dilakoninya. Di Grup A mereka menundukkan Thailand, Brunei, dan Malaysia, sedangkan di semifinal menang adu penalti atas Vietnam. Kekalahan satu-satunya dialami dari tuan rumah Indonesia di pertandingan terakhir penyisihan grup dengan skor 4-3. (a2s/)










































