DetikSepakbola
Jumat 09 November 2018, 11:26 WIB

Hadapi Evan Dimas, Pemain Singapura Ini Sementara Lupakan Persahabatan

Putra Rusdi Kurniawan - detikSport
Hadapi Evan Dimas, Pemain Singapura Ini Sementara Lupakan Persahabatan Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono. (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Singapura - Singapura vs Indonesia mempertemukan dua sahabat Faris Ramli dan Evan Dimas Darmono. Pilar The Lions itu akan melupakan persahabatan dengan Evan Dimas.

Indonesia akan melakoni laga Grup B di Piala AFF 2018 melawan Singapura. Duel itu akan berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (8/11/2018).

Laga ini juga menjadi ajang reuni dari bagi dua pemain pilar kedua negara yaitu Evan Dimas dari Indonesia dan Faris Ramli yang merupakan pilar timnas Singapura.

Kedua pemain ini dipertemukan pertama kali dalam ajang pencarian bakat sepakbola bertajuk Nike 'The Chance'pada tahun 2012.

Ajang Nike "The Chance" merupakan ajang yang mencari pesepakbola muda berbakat di 55 negara untuk kemudian dikirim berlatih selama sepuluh hari di Barcelona. Saat itu Evan Dimas yang masih berusia 17 tahun,sedangkan Faris Ramli tiga tahun lebih tua.




Dari ajang tersebut, Evan Dimas dan Faris Ramli kemudian menjalin persahabatan hingga saat ini, dimana kedua pemain telah bertransformasi menjadi pilar di timnas mereka masing-masing.

Meskipun begitu menjelang laga kontra Indonesia, Faris Ramli mengungkapkan siap untuk mengesampingkan persahabatannya dengan Evan Dimas demi timnas Singapura.

"Ini seperti reuni bagi kami, tapi pada akhirnya kami harus tetap mengutamakan timnas kami," kata Faris kepada FOX Sports Asia.

"Saya rela mengesampingkan persahabatan itu demi negara saya. Sejak kami kembali dari kompetisi itu (Nike The Chance Academy), kami berdua terus mengumpulkan pengalaman di klub dan laga internasional. Ajang AFF ini adalah tempat yang tempat bagi kami untuk unjuk gigi," dia menambahkan.

Faris Ramli yang kini memperkuat klub Liga Malaysia, PKNS, juga membocorkan bahwa Singapura juga telah menyiapkan strategi untuk menghentikan Evan Dimas yang punya peran vital di timnas Indonesia.

"Evan adalah salah satu pemain kunci Indonesia dan dia punya peran sebagai pendistribusi bola dari lini pertahanan ke lini depan," kata Faris.

"Menghentikan Evan Dimas sudah menjadi bagian strategi kami, tetapi kami juga harus memanfaatkan permainan serangan balik jika ada kesempatan untuk mengalahkan Indonesia," ungkap pemilik 43 caps bagi timnas Singapura ini.





(cas/yna)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed