Liga Djarum Indonesia
Persija Gilas Persikota 4-0
Selasa, 30 Agu 2005 19:39 WIB
Jakarta - Roger Batom cs sukses meraih poin penuh di partai lanjutan Liga Djarum Indonesia. Persija menang telak 4-0 atas Persikota Tangerang di Stadion Lebak Bulus, Selasa (30/8/2005). Persikota tidak menampilkan permainan terbaiknya. Tim berjuluk "Bayi Ajaib" bermain tanpa motivasi untuk mencetak gol. Mereka hanya bermain bertahan dengan hanya sesekali menyerang. Sementara tim "Macan Kemayoran" bermain lebih taktis dan rajin menyerang. Akhirnya Persija membuka kemenangan lewat gol dari penalti di menit ke-26 yang dieksekusi oleh Batom. Hadiah penalti diberikan wasit Mat Denuh setelah Kurniawan Yulianto dijegal dengan keras oleh pemain lawan di kotak terlarang. Kurniawan pun langsung ditandu keluar lapangan dan dilarikan ke Rumah Sakit. Persija tetap tidak melonggarkan serangannya. Gelandang Persija, Decado Santoz, lepas dari pengawalan pemain belakang Persita dan memperdaya kiper sebelum menyumbangkan gol kedua bagi Persija di menit ke-44. Keunggulan 2-0 bagi Persija tetap bertahan hingga babak pertama usia. Di babak kedua Persija terus menyerang. Di menit ke-48, Batom akhirnya menyumbangkan gol ketiga bagi Persija lewat tendangannya dari pojok kanan. Persija semakin ganas dan tidak memberikan ampun kepada. Gol keempat di gawang Persikota pun lahir lewat pemain muda debutan Mulky di menit ke-87. Ia masuk menggantikan Cabanas di mniet ke-64. Pelatih Persikota Safrudin Fabani mengakui skuadnya tidak tampil prima diperkirakan karena mereka mengambil libur Sabtu minggu dan baru berlatih kembali hari Senin. "Mungkin karena dipengaruhi atas kesuksesan dari PSMS. Begitu pula dengan libur Sabtu Minggu sehingga mereka belum ada motivasi," kata Fabani kepada detiksport. Sementara itu asisten pelatih Isman Jasuweah mengaku gembira atas kemenangan telak Persija. Pasalnya, Persikota merupakan lawan yang kuat di Lebak Bulus dalam dua tahun terakhir. "Akhirnya kami mendapat kunci mematikan Persikota di Lebak Bulus. Pertama mematikan strikernya Alyudin dan Peri Colie. Kedua mematikan lini tengah mereka," ungkap Jasuweah. "Ketiga adalah menjaga Persikota tidak bermain dalam bola-bola pendek. Terakhir agar jangan Firmansyah mendapatkan bola mati," tandasnya menjelaskan empat kunci kemenangan Persija. (key/)











































