Agum Siap Pantau Raparnas PSSI

Agum Siap Pantau Raparnas PSSI

- Sepakbola
Kamis, 01 Sep 2005 17:01 WIB
Agum Siap Pantau Raparnas PSSI
Jakarta - Untuk membenahi permasalahan sepakbola Indonesia, Rapat Paripurna Nasional (Raparnas) PSSI secepatnya akan digelar pada September ini. Ketua Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar siap mengawal ketat agenda tersebut.Seperti dijelaskan Agum dalam diskusi "Mencari Lokomotif Sepakbola Nasional" di Gedung KONI Pusat, Jakarta, Kamis (1/9/2005), raparnas diharapkan bisa menjadi fasilitas untuk mengeluarkan PSSI dari masalah yang saat ini dihadapi.Inilah titik temu dari pertemuan Agum dengan pengurus harian PSSI beberapa waktu lalu, sesuai dengan mandat dari Menpora Adhyaksa Dault yang menginginkan masalah sepakbola nasional tidak makin berlarut-larut. "Pembenahan tidak hanya dilakukan satu pribadi atau pengurus saja, tapi kita semua harus membenahi diri. Dan saya bicara dengan pengurus PSSI waktu itu bukan sebagai ketua KONI, namun sebagai ketua dewan kehormatan PSSI. Kami sepakat memang ada yang perlu diselesaikan, dan akhirnya dalam waktu dekat akan digelar raparnas. Di raparnas itu akan ditentukan bakal dibawa ke mana PSSI," ujar Agum.Ditambahkannya, dalam rapat itu semua keputusan atau kekuatan tertinggi berada di tangan aspirasi anggota PSSI. Oleh karenanya jika memang dalam raparnas itu diputuskan untuk menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub), maka hal tersebut harus dihargai."Kekuatan tertinggi ada pada anggota. Dalam raparnas akan diketahui apakah munaslub akan ada atau tidak. Semua tergantung keinginan para anggota. Namun tetap saya minta aspirasi para anggota haruslah jujur," tambahnya.Jujur yang dimaksud Agum adalah jangan sampai terjadi money politic seperti yang sudah-sudah. Mantan ketua PSSI ini pun siap memantau jalannya raparnas dengan seksama. "Saya sendiri sebagai ketua dewan kehormatan akan turun langsung memantau dan mengawasi secara ketat. Para wartawan juga hendaknya memantau, jangan takut untuk mengungkapkan," tandasnya.Ajang raparnas yang belum dipastikan tanggalnya tersebut memang dikhawatirkan akan sarat dengan politik uang. Bagaimana tidak, kesempatan itu akan mempengaruhi nasib Nurdin Halid, ketua u yang tengah ditahan di Rutan Salemba akibat kasus impor beras dan gula ilegal. Jika memang hasil raparnas meminta adanya munaslub, bisa dipastikan salah satu agenda yang diinginkan adalah adanya pemilihan ketua umum PSSI untuk menggantikan Nurdin. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads