sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 20 Des 2018 22:11 WIB

APPI Siap Bantu Kepolisian Berantas Match Fixing

Mercy Raya - detikSport
Wakil Ketua APPI Firman Utina saat menggelar konferensi pers, Kamis (20/12/2018). (Foto: Mercy Raya/detikSport) Wakil Ketua APPI Firman Utina saat menggelar konferensi pers, Kamis (20/12/2018). (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) mengambil sikap terkait dugaan pengaturan skor atau match fixing. Mereka siap bekerjasama memberantasnya.

Pengaturan skor kembali menghantui sepakbola Indonesia. Kali ini, PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia, ikut terseret berdasarkan pengakuan sejumlah pihak.

Hal itu terungkap dalam acara Mata Najwa episode PSSI Bisa Apa? Jilid 1 dan 2. Pertama, anggota Komite Eksekutif PSSI (Exco) Hidayat, kemudian menyusul Johar Lin Eng dan Papat Yunisal, yang dituding terlibat.




Kepolisian pun turun tangan, membantu menyelesaikan masalah pengaturan skor sepakbola Indonesia. Salah satunya dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas)

Satgas untuk sepakbola yang baru pertama dibentuk petugas kepolisian ini disambut baik pegiat sepakbola. Termasuk APPI, perkumpulan para pemain profesional di Indonesia itu mengaku siap membantu kepolisian.





Pada Kamis (20/12/2018), APPI mendeklarasikan tiga poin menyikapi pengaturan skor di Indonesia. Dibacakan langsung wakil Presiden APPI, Firman Utina, salah satunya siap membantu kepolisian. Berikut tiga sikap APPI:

1. APPI menolak dan menentang dengan tegas segala bentuk pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia.

2. APPI akan membantu dan bekerja sama dengan pihak satgas pengaturan skor dalam penanganan kasus match fixing yang terjadi di sepakbola Indonesia.

3. APPI akan mendorong pihak kepolisian untuk bersikap adil dalam penanganan kasus pengaturan skor yang melibatkan pesepakbola di Indonesia. (mcy/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed