sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 31 Jan 2019 18:10 WIB

Jadwal Superliga Badminton Tak Ideal, Klub-Klub Kesulitan Cari Pemain Asing

Mercy Raya - detikSport
Ratchanok Intanon batal tampil di Superliga Badminton 2019. Intanon (Puspa Perwitasari/Antara) Ratchanok Intanon batal tampil di Superliga Badminton 2019. Intanon (Puspa Perwitasari/Antara)
Jakarta - Superliga Badminton 2019 digelar dengan jadwal yang tidak ideal. Ketua panitia penyelenggara, Achmad Budiharto, memberikan penjelasannya.

Kejuaraan beregu antarklub bulutangkis dengan format seperti Piala Thomas Uber itu berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, 18 sampai 24 Februari. Bagi beberapa klub jadwal tersebut tidak ideal karena berbenturan dengan persiapan atlet menuju turnamen internasional.

So, para pemain dituntut pandai-pandai mengatur persiapan di Superliga dan turnamen BWF.


"Seperti Ratchanock Intanon, sebenarnya, dia sudah konfirmasi ikut Superliga ini. Tapi, belakangan membatalkan karena dia akan ke Jerman dan All England. Kami banyak menghubungi pemain tapi kembali lagi mereka persiapan turnamen," kata manajer tim Mutiara Cardinal, Umar Djaidi, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Situasi yang sama dialami tim Jaya Raya Jakarta. Mereka kesulitan mencari pemain asing.

"Kendala kami di sektor putri. Ada beberapa pemain kami yang sudah disiapkan untuk Superliga tapi bertanding di Spanyol, Austria, dan Jerman," kata pelatih tim Jaya Raya, Erwan Purnomo.

"Ada Greysia Polii/Apriyani Rahayu, tapi mereka persiapan ke Spanyol tanggal 23 Januari. Kalau pun main hari pertama kedua, Russelli Hartawan juga tidak bisa main karena dia harus pergi juga (turnamen Spanyol)," ujarnya menjelaskan.

Ketua panitia penyelenggara Djarum Superliga Badminton, Achmad Budiharto, mengakui jika dirinya kesulitan untuk mendapat slot waktu turnamen sehingga yang paling tepat digelar Februari.

"Ini menjadi bahal evaluasi kami supaya ke depan bisa mendapat slot lebih baik lagi. Kami akui jadwal tidak terlalu ideal karena memang berbenturan dengan turnamen Eropa. Jadi hanya dapat di bulan Februari ini," kata Budiharto.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed