sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 24 Feb 2019 15:23 WIB

'Pemimpin Baru PSSI Harus yang Cinta Indonesia'

Mercy Raya - detikSport
Figur Ketum PSSi harus cinta betul sepakbola Indonesia (Hasan Al Habshy/detikSport)
Jakarta - PSSI dalam waktu dekat akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Dalam kongres tersebut akan dipilih ketua umum yang baru.

Pecinta sepakbola, Ronal Surapradja, menyebut Kongres Luar Biasa PSSI mutlak dilakukan dan jangan sampai kongres nanti meniru sebelum-sebelumnya.

"PSSI itu seperti penyakit pilek yang dibiarkan menahun sehingga menjadi kanker. Bisa sembuh? Bisa. Karena itu KLB mutlak dilakukan. Masalahnya KLB yang harus dilakukan secepatnya ini jangan meniru KLB-KLB sebelumnya, seperti 2016 terakhir. Biasanya menghimpun negosiasi dari Asprov dan klub. Selama ini begitu. Akhirnya ngadu negosiasi," kata Ronal dalam diskusi 'Sepakbola Indonesia di Persimpangan', di kawasan H. Agus Salim, Minggu (24/2/2019).




"Dan mohon maaf orang yang urus sepakbola tak menjamin niat dan kebersihannya dalam sepakbola. Lalu orang seperti apa yang tepat? Kalau tanya saya ya tentu harus yang cinta Indonesia, bukan sepakbola. Sepakbola hanya turunannya terutama sepakbola Indonesia, lalu jujur," sambungnya.

Ronal yang merupakan fans Persib ini mengatakan sosok bukanlah kriteria utama dalam pemilihan ketum. Namun, paling penting punya komitmen tinggi termasuk untuk jabatan Komite Eksekutifnya.

"Figur bisa siapa saja dan harus punya komitmen tinggi terutama exconya juga, Paparnya.

"Terakhir, KLB harus dilakukan karena sudah darurat. Kalau PSSI tak dibenahi yang menanggung akibatnya adalah ana-anak kita nanti," demikian dia.

Rencana KLB diputuskan dalam rapat darurat Komite Eksekutif PSSI pada 19 Februari lalu. KLB dilakukan setelah Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, ditetapkan sebagai tersangka ke-15 oleh Satgas Anti Mafia Bola.


(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com