sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 27 Feb 2019 13:00 WIB

Kecepatan Garuda Muda Merobohkan Pertahanan Kukuh Thailand

Randy Prasatya - detikSport
Timnas Indonesia juara Piala AFF U-22. (Foto: Antara Foto)
Jakarta - Indonesia menjadi satu-satunya tim yang bisa bobol gawang Thailand di Piala AFF U-22 2019. Keberhasilan itu berbuah gelar juara.

Thailand datang ke final dengan laju yang oke, yaitu tak terkalahkan sejak fase grup dan belum kebobolan. Indonesia juga melaju tanpa kekalahan, namun sudah menderita tiga gol.

Performa oke Thailand membuat Indonesia tak diunggulkan oleh bursa taruhan. Akan tetapi, skuat Garuda Muda malah bisa mengalahkan tim berjulukan Gajah Perang itu dengan skor 2-1 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Gol pertama Indonesia datang lewat tembakan Sani Rizki Fauzi setelah mendapat bola sodoran dari Gian Zola. Dari sisi kiri, Sani melakukan sedikit tusukan ke tengah dan melepas tembakan dari depan kotak penalti. Bola mengenai pemain lawan sebelum masuk ke gawang.


Gol kedua Indonesia juga tercipta dengan cara yang sedikit lebih baik. Osvaldo Haay melesakkan gol lewat sundulan setelah mengalahkan Saringkan Promsupa lewat duel udara.

Indonesia bukan cuma berhasil menaklukkan gawang Thailand, namun juga sukses bikin pertahanan lawan keteteran. Permainan cepat dari sisi kanan yang banyak dimotori Witan Sulaeman kerap mengancam.

Tim besutan Indra Sjafri nyaris mendapat gol di menit keempat. Ketika itu, umpan through pass Muhammad Luthfi Kamal berhasil disambut Witan. Pria asal Palu itu kemudian berlari masuk ke kotak penalti dan memberi umpan ke Osvaldo. Dari jarak dekat bola ditembak, namun masih bisa ditepis kiper.

Thailand kembali dibikin kesusahan di menit ke-33. Penetrasi Asnawi Mangkualam dituntaskan dengan tembakan Witan yang masih bisa ditangkap kiper.


Itu baru dari sektor lebar lapangan Indonesia. Lini tengah Garuda Muda juga tampil oke. Pemain-pemain seperti Gian Zola dan Luthfi sangat sering berhasil memberikan through pass.

Umpan through pass yang sangat oke dari Zola salah satunya ada di menit ke-50. Witan, yang punya kecepatan nyaris bisa menggapai bola, namun kalah cepat dengan tekel kiper di depan kotak penalti.


(ran/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com