(a2s/)
Rusuh Terus, Ligina Terancam Ditiadakan
- detikSepakbola
Solo - Menneg Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault akan memanggil pengurus PSSI menyusul masih maraknya kerusuhan suporter. Bahkan tidak tertutup kemungkinan Liga Indonesia akan ditiadakan untuk selamanya karena dinilai sering bermasalah."Terus terang kami sangat kecewa dengan keributan dan kerusuhan yang terjadi dalam Liga Indonesia. Besok (Selasa) jam 10 pagi saya akan panggil PSSI untuk membicarakan persoalan ini. Kita akan evaluasi semuanya, termasuk keberadaan liga ini," ujar Adhyaksa usai membuka Pekan Olah Pelajar Cacat Nasional (Popcanas) II di Stadion Sriwedari Solo, Senin (26/9/2005).Menurutnya pemerintah harus turun tangan mengenai kekerasan yang sering terjadi dalam pelaksanaan Ligina. Selain itu PSSI akan diminta pertanggungjawabannya terkait kerusuhan hari Minggu (25/9/2005) malam lalu di Jakarta, usai pertandingan final antara Persipura versus Persija di Stadion Gelora Bung Karno, maupun keseluruhan perjalanan Liga Djarum Indonesia 2005."Keributan dan kerusuhan seperti itu tidak bisa dibiarkan terus. Setiap tahunnya selalu diwarnai keributan. Saya harus berbicara dengan PSSI, kenapa selalu ada penghancuran tempat-tempat umum seperti itu. Ini sangat memalukan kita, padahal sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah Piala Asia (2007)," katanya. Pertanggungjawaban juga akan dimintakan kepada pemerintah daerah pemilik klub. Menurutnya cara-cara melakukan mobilisasi massa yang selama ini dilakukan adalah kesalahan besar. "Massa boleh dikerahkan tapi juga harus diarahkan. Harus ada koordinator massa yang bertanggungjawab. Jangan hanya sekedar diberi kaos seperti sekarang ini," lanjutnya.(Foto: Menpora Adhyaksa Dault)
(a2s/)
(a2s/)










































