sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 11 Apr 2019 11:30 WIB

Aremania Diimbau Datang Awal di Final Piala Presiden, Panpel Sterilkan Stadion

Muhammad Aminudin - detikSport
Foto: Muhammad Aminudin/detikSport
Malang - Panpel Arema FC mengimbau agar Aremania datang ke Stadion Kanjuruhan lebih awal ketimbang start rangkaian acara final Piala Presiden 2019. Sebab, panpel akan mensterilkan stadion dari penonton tak bertiket.

Piala Presiden memasuki babak paling puncak, leg kedua final antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC. Duel itu digelar di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4/2019) malam.

Panpel akan membuka loket penukaran tiket di tempat yang telah disediakan, bukan di stadion, sejak dini hari. Panpel juga mengimbau agar penonton tiba di stadion tak terlalu mepet.


"Kami mengimbau kepada Aremania agar datang lebih awal. Karena, seremoni dimulai sejak pukul 17.00 WIB," kata Panpel Arema FC, Abdul Haris, Kamis (11/4/2019).

"Penukaran tiket mulai subuh, waktu yang cukup lama. Dan rekan-rekan Aremania bisa segera berangkat ke Kanjuruhan lebih awal. Kami juga sampaikan di stadion tidak melayani penjualan atau penukaran tiket," ujar Haris.

Kickoff leg kedua final Piala Presiden itu dijadwalkan 19.30 WIB. Seremoni yang cukup panjang itu diisi dengan bermacam hiburan.

"Tim dari PSSI, dan Piala Presiden akan mengisi beberapa acara dengan penampilan artis-artis yang bakal menghibur, dan juga ada game dari Arema legend dan SSB Arema," ujar Haris.

Untuk strerilisasi, panpel bersama aparat keamanan akan memblokade area pintu utama. Selain itu, ada sejumlah match zone yang harus steril dari keberadaan suporter.

"Area pintu utama, akan kami blokade. Dan nanti match steward membantu mengamankan beberapa area yang harus steril dari suporter," kata Haris.

Sediakan 2 Giant Screen

Panpel Arema juga menyediakan dua layar lebar di luar Stadion Kanjuruhan. Tapi, panpel juga berharap agar suporter yang tak memiliki tiket diimbau untuk menyaksikan pertandingan final melalui televisi di rumah masing-masing atau menggelar nonton bareng.

"Kami hanya memasang dua layar lebar, karena itu dihimbau Aremania yang tidak memiliki tiket, tak memaksa datang ke Stadion Kanjuruhan," Haris menegaskan.

Pemeriksaan ketat akan dilakukan petugas di 14 pintu masuk stadion agar tidak sampai kecolongan dengan barang bawaan suporter. Seperti, miras, flare dan benda tajam.

"Kami akan memperketat pengamanan di area pintu masuk. Selain mencegah kebocoran tiket, juga untuk memeriksa semua barang bawaan suporter, seperti flare, kembang api dan barang berbahaya lainnya," kata Haris.

Panpel menyakini, Aremania dan Aremanita mampu menciptakan situasi kondusif di Kanjuruhan selama laga digelar. Dan tidak akan melakukan hal-hal yang justru merugikan mereka sendiri maupun klub.

"Kami yakin Aremania, tidak akan melakukan hal-hal yang justru merugikan klub, dan ikut mengamankan dan menjaga situasi tetap kondusif," kata Haris.

(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com