Terinspirasi MU, Persebaya Pede PSG-kan Arema FC

Muhammad Aminudin - Sepakbola
Kamis, 11 Apr 2019 19:45 WIB
Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro (ketiga dari kiri) (Muhammad Aminudin/detikSport)
Malang - Persebaya Surabaya terinspirasi Manchester United saat menyingkirkan Paris Saint Germain (PSG) pada final Piala Presiden 2019 menghadapi Arema FC. Bajul Ijo optimistis menjadi juara.

Persebaya membuang peluang untuk memetik kemenangan pada leg pertama final Piala Presiden 2019. Di kandang sendiri, Stadion gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019), Persebaya diimbangi Arema 2-2.

Tim besutan Djajang Nurjaman itupun harus memetik kemenangan pada leg kedua final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan. Laga dengan Arema itu dilangsungkan Jumat (12/4/2019) mulai pukul 20.00 WIB.

Menjelang laga itu, Persebaya membawa semangat MU di babak 16 besar Liga Champions. Kalah di kandang 0-2, MU bangkit di Paris dengan kemenangan 3-1. MU pun lolos ke babak delapan besar dengan keunggulan gol tandang dengan agregat 3-3.


"Kami ingin menghapus paradigma akan mendapatkan kekalahan ketika bermain di kandang Arema. Semangat ini kami miliki dan optimistis juara," ungkap asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, kepada wartawan di kantor Arema FC Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang, Kamis (11/4/2019).

"Tim dalam kondisi fit dan pemain terbaik kami bawa ke sini (Malang). Coach Djanur sudah melakukan evaluasi dari hasil pertandingan sebelumnya, tentunya adanya perubahan dalam tim sangatlah wajar," dia menjelaskan.

"MU pernah tertinggal 2-0, dan justru pada pertandingan berikutnya, kondisi bisa berbalik. Karena itu, kami justru yakin bisa merebut trofi kemenangan," tutur Bejo.

(fem/fem)