(erk/)
Dji Sam Soe Copa Indonesia
Persija Lolos ke Semifinal
- detikSepakbola
Jakarta - Persija Jakarta memastikan diri lolos ke babak semifinal Dji Sam Soe Copa Indonesia pasca menekuk Persekaba Badung 0-1 di leg kedua babak 8 besar yang digelar di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (2/10/2005). Harapan Laskar Keris Badung bakal menciptakan kejutan lolos ke semifinal tidak terwujud. Performa satu-satunya tim Divisi I yang lolos ke babak 8 besar Piala Indonesia 2005 itu masih belum cukup untuk menundukkan tim Macan Kemayoran. Cukup disayangkan karena penampilan Mbom Julies dkk itu sebenarnya cukup menyulitkan Persija. Bagaimana tidak, saat di leg pertama menjamu Persija di Gelora Samudera Kuta, mereka bisa menahan imbang Persija 1-1, bahkan lebih dulu unggul di babak pertama. Mencoba untuk tidak mengulangi kesalahan di leg pertama, pelatih Persija Arcan Iurie Anatolievici menurunkan skuad dengan kekuatan penuh. Kiper utama Hendro Kartiko dipasang, dengan lini depan Roger Batoum, Fatecha, Cabanas dan motor lini tengah Agus Indra. Sesaat sebelum pertandingan dimulai, kejadian ledakam Bom Bali II pada Sabtu (1/10/2005) menggugah para pemain untuk mengheningkan cipta dahulu dengan tanda simpati mengenakan pita hitam di lengan kiri semua pemain. Pertandingan sendiri dimulai dengan serangan dari Persija. Di menit 8 hampir saja kiper Persekaba Made Wirawan jebol, beruntung bola hasil sundulan kepala Batoum masih membentur tiang gawang. Serangan balik pun berganti dilancarkan Persekaba. Namun masih menemui jegalan dari lini pertahanan yang dijaga ketat oleh Charis Yulianto dkk. Menjelang 30 menit babak pertama. Langgaran keras di kotak penalti oleh pemain Persekaba terhadap Cabanas membawa keberuntungan bagi Persija. Wasit Setyono memberi hadiah penalti. Batoum yang menjadi eksekutor bisa mengakhiri dengan baik. Skor 1-0 untuk keunggulan Persija.Kondisi itu terus bertahan hingga pertandingan berakhir. Namun acungan jempol justru pantas disematkan pada skuad Laskar Keris. Hanya faktor luck yang kurang memihak mereka. Lebih dari dua kali gawang Hendro Kartiko hampir dikoyak oleh Persekaba. Sayang, tak ada gol yang tercipta. Diungkapkan oleh Manajer Persekaba I Made Dharma, skuadnya bermain dengan baik, meski harus gagal melangkah ke babak 4 besar. Namun bisa lolos sebagai satu-satunya tim Divisi I ke babak 8 besar sendiri sudah kebanggaan. Kunci sukses Persekaba adalah kejujuran."Kunci kami cuma satu adalah kejujuran. Dari mencari pemain kami sudah jujur hingga negoisasi. Kami selalu menekankan kepada anak-anak untuk main bola beretika. Masalah kalah menang itu belakangan, jangan sampai maksa harus menang. Saya tak setuju kalau sepakbola seperti itu," tandas Dharma.
(erk/)
(erk/)










































