Misi Raphael Maitimo Bawa PSIM Promosi ke Liga 1

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 04 Mei 2019 21:35 WIB
Raphael Maitimo saat masih berseragam Madura United (Deny Prastyo Utomo/detikSport)
Jakarta - Raphael Maitimo akan memulai petualangan barunya bersama PSIM Yogyakarta musim ini. Maitimo bertekad membawa Laskar Mataram promosi ke Liga 1.

Sudah cukup lama kota Yogyakarta menanti aksi tim kesayangannya PSIM di kompetisi level tertinggi nasional. Kali terakhir PSIM berkiprah di sana saat masih bernama Liga Djarum Indonesia tahun 2007.

Setelah itu, PSIM lebih banyak berkutat di kompetisi kasta kedua yang saat ini bernama Liga 2. Tiadanya sumber dana yang melimpah membuat PSIM kesulitan membentuk tim yang tangguh untuk bisa lolos ke divisi teratas.

Tapi untuk tahun ini ceritanya berbeda karena PSIM baru saja mendapat sokongan dana dari investor baru bernama Bambang Susanto yang bertekad membawa klub itu promosi ke Liga 1 tahun depan. Kabarnya Bambang sudah menginvestasikan dana besar bernilai empat-lima kali lipat dari modal tim tahun lalu yang mencapai Rp 6 miliar.

Tanda-tandanya pun sudah terlihat ketika PSIM mengontrak Vladimir Vujovic, eks bek Persib Bandung, sebagai pelatihnya. Tak cuma itu, PSIM juga memboyong dua eks penggawa Timnas Indonesia Cristian Gonzales dan Raphael Maitimo.

Khusus untuk Maitimo, ini adalah pengalaman baru baginya bermain di kompetisi level dua Indonesia. Gelandang berusia 35 tahun itu selalu bermain di klub top Tanah Air sejak pindah ke Indonesia seperti Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Arema FC, Persib Bandung, PSM Makassar, Madura United, dan Persebaya Surabaya.

PSIM dipilih Maitimo karena dia sudah mengenal Vujovic yang pernah main bareng di Persib pada 2017. Selain itu, Maitimo juga ingin merasakan kerasnya persaingan di Liga 2,

"Musim depan saya akan main di Liga 2. Katanya persaingan lebih keras daripada Liga 1. Target kami ingin bisa langsung promosi ke Liga 1, mudah-mudahan juara Liga 2 juga," ujar Maitimo dalam rilis kepada detikSport.

"Saya pilih PSIM karena sudah tahu rencana klub. Saya sangat suka dengan rencana mereka. Disini saya rasa bisa bekerja dengan sehat. Salah satunya juga karena dilatih Vlado," sambungnya.




Liga 2 diperkirakan bakal kickoff pada 15 Juni atau beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Maitimo punya banyak waktu untuk bisa beradaptasi dengan klub barunya termasuk melakukan kegiatan di luar aktivitasnya sebagai pesepakbola.

Baru-baru ini pemain keturunan Belanda tersebut didapuk sebagai influencer salah satu produk fesyen terkemuka asal Italia, Emporio Armani. Armani baru saja meluncurkan produk lini olahraganya bernama EA7 yang menyasar kalangan usia 30-40 tahun.


Misi Raphael Maitimo Bawa PSIM Promosi ke Liga 1Foto: Istimewa

"Saya selalu suka brand dan design Italia. Dulu di Belanda saya juga sudah pernah bekerja sama dengan Armani. Produk-produk Armani sangat cocok sama saya. Saya berharap ke depannya Armani bisa mensponsori atlet-atlet lain juga," kata Maitimo saat menghadiri pembukaan store Armani di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Dengan menunjuk Maitimo sebagai influencer, Armani membuka peluang selebar-lebarnya untuk bisa bekerjasama dengan tim-tim lokal di Indonesia untuk menjadi sponsor aparel. Meski hal itu harus mendapat persetujuan dari kantor pusat di Italia.

"Dari segi cutting, EA7 tak hanya mementingkan kenyamanan, tetapi juga penampilan. Jadi setiap orang yang memakai brand ini bisa tetap merasa looking good saat berolahraga," tutur Division Head Emporio Armani, Audry Ong.

"Itu rencana jangka panjang (jadi sponsor atlet Indonesia). Memang mengarah ke sana, di luar negeri juga kami sudah mensponsori atlet, tenis, pebalap, dan klub basket."


(mrp/fem)