sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 08 Mei 2019 18:51 WIB

KLB Tak Agendakan Pemilihan Ketua Umum, PSSI: Sesuai Amanat FIFA

Amalia Dwi Septi - detikSport
Anggota exco PSSI Gusti Randa (Rengga Sancaya/detikSport) Anggota exco PSSI Gusti Randa (Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta - Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 13 Juli 2019 tak mengagendakan pemilihan ketua umum. PSSI menilai semua berdasarkan amanat dari FIFA.

PSSI mengumumkan KLB pada 13 Juli memiliki tiga agenda pembahasan, yaitu revisi statuta PSSI, revisi kode pemilihan PSSI, dan membentuk komite pemilihan serta komite banding pemilihan. Pemilihan ketua umum dilakukan Januari 2020.

Keputusan tersebut mengikuti Statuta PSSI. Tapi, pro dan kontra muncul setelahnya.

Pelaksanaan kongres pemilihan ketua umum PSSI dinilai terlalu lama. Sebab, saat ini, PSSI tengah krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan dari publik.


Anggota Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa, menyebut semua keputusan berdasarkan amanat dari FIFA. Federasi sepakbola dunia itu meminta agar pemilihan ketua umum PSSI dilakukan di kongres biasa.

"KLB itu bukan maunya PSSI, tetapi itu setelah PSSI dapat surat dari FIFA. Salah satunya agenda pada KLB nanti harus ada komite pemilihan di bulan Juni nanti," ujar Gusti saat dihubungi pewarta, Rabu (8/5/2019)

"Dalam surat PSSI juga mengatakan, setelah terbentuk itu ada roadmap-nya. Pada Kongres Tahunan PSSI, FIFA mengamanatkan menjadi kongres tahunan biasa, tetapi agenda pemilihan yang jatuhnya 2020 nanti."

"Agenda KLB soal pembentukan komite pemilihan dan statuta, statuta harus direvisi karena pertimbangan zaman yang harus up-to-date. Seperti saat berhalangannya ketua umum maka ketua umum itu harus diganti anggota tertua," dia menambahkan.

(ads/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com