sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 15:50 WIB

Tangan Dingin RD Diuji Prajurit Muda PS TIRA Persikabo

Yanu Arifin - detikSport
Rahmad Daramwan, pelatih PS TIRA Persikabo (Grandyos Zafna/detikSport) Rahmad Daramwan, pelatih PS TIRA Persikabo (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Rahmad Darmawan dihadapkan pada tugas berat sebagai tukang racik PS TIRA Persikabo. Ia harus memoles pemain muda agar cepat matang di Liga 1.

RD alias Rahmad Darmawan dipercaya menjadi pelatih PS TIRA Persikabo musim ini. Ia dibekali modal pemain yang hampir tak banyak berubah ketimbang musim lalu.

PS TIRA sejauh ini baru mendatangkan Osas Saha, Loris Arnaud, guntur Triaji, dan Ciro Alves. Sisanya, pemain-pemain musim lalu tetap bertahan seperti Manahati Lestusen, Roni Seng, dan Andy Setyo. Tim PS TIRA Persikabo, menurut situs Transfermarkt, punya skuat dengan usia rata-rata 24,81 tahun.

Musim lalu, PS TIRA sendiri nyaris terdegradasi usai mengakhiri musim di peringkat 15 klasemen Liga 1 2018. RD mengaku tidak ingin membandingkan skuatnya saat ini dengan musim lalu.


"Saya tidak ingin membandingkannya, tugas saya adalah materi pemain saya saat ini, kemudian ada yang ingin saya lakukan dengan kualitas yang mereka punya, dengan segala lebih dan kurangnya dan ini tentu pekerjaan rumah untuk saya," kata pria yang akrab disapa RD itu kepada detikSport.

"Makanya dari awal kami terus serius di dalam melakukan pramusim, kami mulai awal pramusim pada awal Januari dan kami serius dalam rekrutmen pemain meski tak banyak perubahan tapi kami mengisi yang kurang dengan pemain yang pas," dia menambahkan.

RD tak mengeluhkan minimnya pergerakan PS TIRA di bursa transfer. Ia percaya diri dengan kualitas prajurit-prajuritnya menuju Liga 1.

"Saya rasa ada dua hal yang biasa dilakukan setiap klub, yang pertama mengganti pelatih dan yang kedua mengganti skuat. Saya menginventarisir pemain PS TIRA pada dasarnya juga punya kualitas. Saya kenal Lestusen, saya kenal Abduh Lestaluhu yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan saya," ujarnya.

"Ada juga pemain yang cukup punya nama seperti Wawan Febrianto, Ahmad Noviandani, dan ada beberapa nama-nama baru seperti Guntur Triaji, Izmy Yaman, Roni Sugeng, dan Andy Setyo yang bersama Timnas U-23. Artinya, secara kalkulasi individu, sebetulnya tidak terlalu banyak ketinggalan dengan tim lain, mungkin experience, karena mayoritas pemain muda," dia menjelaskan.

(yna/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com