sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 17 Mei 2019 19:48 WIB

PT LIB Jamin Tak Ada Ricuh Antarsuporter Lagi di Liga 1

Amalia Dwi Septi - detikSport
Ricuh suporter PSS Sleman vs Arema FC. (Andreas Fitri Atmoko/Antara) Ricuh suporter PSS Sleman vs Arema FC. (Andreas Fitri Atmoko/Antara)
Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengklaim telah mengantongi kronologis kericuhan yang terjadi pada kickoff Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC. Mereka yakin kejadian serupa tak terulang.

Pembukaan Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019), diwarnai kericuhan. Oknum suporter melakukan pelemparan yang membuat korban terluka.

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) pun langsung memanggil LIB untuk dimintai pertanggungjawaban. BOPI memberikan tenggat waktu tiga hari kepada PSSI dan LIB menyelesaikan masalah tersebut.


Manajer kompetisi PT LIB, Asep Saputra, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. LIB akan berusaha untuk memperbaiki semua elemen agar tidak terulang lagi.

"Kami sudah bertemu BOPI hari ini dan ada beberapa yang sudah kami laporkan bahwa secara khusus PT LIB melontarkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh publik sepakbola nasional bahwa kejadian di kick off PSS vs Arema kemarin memang satu hal yang di luar keinginan kami," ujar Asep usai pertemuan dengan BOPI, Jumat (17/5/2019).

"Memang ada noda di laga perdana. Tapi bagi kami ini semua kami sudah berkordinasi kepada pihak mana untuk menyelesaikan masalah ini. Di sisi lain bersama seluruh peserta bahwa kami betul-betul zero toleransi terhadap hal yang berbau kerusuhan. Kami mau berkomitmen seperti rekomendasi yang belum dikeluarkan oleh BOPI bahwa pakta integritas ditandatangani seluruh klub dan saya kira harus jaga bersama. kami masih ada 302 pertandingan dana mudah-mudahan menjaga situasi kondusif demi sepakbola profesional," dia menjelaskan.

Asep mengaku sudah mendapatkan laporan dari Panpel untuk selanjutnya didalami lebih lanjut dan diputuskan oleh Komdis. LIB juga bekerja sama dengan Kepolisian

"Kami sudah mendapat laporan yang sifatnya kronologis termasuk background kejadian seperti apa tapi itu menjadi bagian apa yang kami pelajari dan terlalu dini kalau disampaikan sekarang, karena masih ada pihak polisi yang bekerja," ujar dia.

Lalu, apa langkah tegas LIB selanjutnya untuk memberikan efek jera agar kejadian tersebut tak terulang? Asep menyakini seluruh klub berkomitmen untuk memperbaiki kompetisi musim ini.

"Ya saya kira ini bagian dari fase yang kami lakukan sebelum kompetisi berjalan, kami sudah bertemu dan melakukan pakta intgertias dan di manajer metting kami sudah membahas seluruh komitmen. Semua laga bagi kami big match tentu saja kami sudah siapkan semua seperti keamanan jadi aspek perangkat sudah kami siapkan. Memang kami lihat masih ada hal-hal yang harus kami perbaiki yang intensitas tinggi dan terhindar kejadian serupa soal efeknya jelas dengan tupoksi masing-masing. Soal sangsi dan lain-lain itu biarkan menjadi ranahnya Komdis," katanya menegaskan.

(ads/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com