sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 22 Mei 2019 02:14 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Begini Cara Persiraja Banda Aceh Tekan Ongkos

Agus Setyadi - detikSport
Foto: - Foto: -
Jakarta - Mahalnya tiket pesawat sangat berpengaruh terhadap biaya transport klub sepakbola di Indonesia. Persiraja Banda Aceh punya cara tersendiri untuk menekan ongkos.

Tingginya harga tiket penerbangan domestik membuat klub-klub di pulau-pulau ujung menemui tantangan besar. Klub Liga 2, Persiraja jadi salah satunya.




Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam mencontohkan bagaimana harga tiket ke Solo transit via Jakarta bisa lebih dari dua kali lipat via Kuala Lumpur, Malaysia. Alhasil seluruh anggota tim pun kini diwajibkan memiliku paspor, demi mendapatkan tiket yang lebih murah.

"Misalnya bermain tandang ke Solo, lewat Jakarta harga tiket bisa sampai Rp 4 juta perorang. Kalau lewat Kuala Lumpur hanya satu juta sekian," kata Dek Gam, kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

Dek Gam berharap PSSI bisa menambah subsidi untuk klub-klub. Selain itu ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan untuk menekan ongkos transport ini.




Musim lalu, Persiraja menghabiskan sekitar Rp 2 miliar untuk perjalanan tandang saja.

"Alternatif lainnya kita akan coba mengusulkan agar laga tandang jangan sekali, tapi tiga kali. Jadi, dalam sekali kita berangkat bisa bertanding tiga kali di kandang lawan. Jadi kita bisa menghemat biaya cukup besar," jelas pria yang terpilih sebagai anggota DPR RI dari Aceh ini.

"Garuda Indonesia itu awalnya dari Aceh, minta discount tiket 50 persen untuk Persiraja saya pikir sah-sah saja. Masak Garuda Indonesia bisa jadi sponsor Liverpool tapi tidak bisa mendukung Persiraja," cetusnya.




Kompetisi Liga 2 musim 2019 dijadwalkan bergulir pada 15 Juni 2019, Persiraja berada di wilayah barat bersama klub-klub Sumatera dan sebagian tim dari pulau Jawa. (raw/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed