Hadapi Australia, Timnas U-17 Dinilai Berpeluang
Sabtu, 08 Okt 2005 02:02 WIB
Jakarta - Pengunduran diri Singapura dan digantikan Australia memang membuat perjuangan timnas di babak penyisihan grup kejuaraan Asia U-17 lebih berat. Namun timnas dinilai masih punya peluang untuk lolos.Berada satu grup dengan Singapura dan Laos, Indonesia sebelumnya berpeluang besar lolos dari babak penyisihan grup kejuaraan Asia U-17. Namun setelah hari Kamis (6/10/2005) AFC memutuskan Australia mengganti posisi Singapura, peluang timnas kini menyurut.Kenyataan itu pun disadari Ketua Departemen Pembinaan Usia Muda Dini PSSI Ricky Yacobi. "Ditilik dari segi apa pun, tim Australia tentu memang lebih diunggulkan dibanding tim kita, termasuk postur tubuhnya yang di atas rata-rata sehingga memudahkan mereka dalam permainan bola-bola atas," ujar Ricky kepada wartawan Jumat (7/10/2005).Meski begitu, mantan kapten timnas Indonesia dekade 1990-an itu menegaskan kalau peluang lolos bukan berarti tertutup. "Melawan Australia hendaknya tidak langsung membuat para pemain kita patah semangat." Pengunduran diri Singapura juga dipastikan akan mengubah tempat penyelenggaraan babak penyisihan. Sayangnya dengan alasan peluang yang kecil dan waktu yang hampir berbarengan dengan babak final Piala Indonesia, pengurus harian PSSI kemudian menolak menjadi tuan rumah."Padahal untuk pertandingan di kelompok usia, saya kira, peluang tim kita untuk memang masih terbuka," kata Ricky Yacobi mencoba meyakinkan.Masuknya Australia menggantikan Singapura diketahui Kamis (6/10) lalu, dari hubungan telepon telepon Sekjen PSSI Nugraha Besoes dengan pengurus Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Ditangani oleh duet pelatih Herry Setiawan dan Aji Santoso timnas U-17 kini sedang menjalani latihan di kawasan Suryalaya, Sukabumi. Sebelumnya, tim ini juga sudah terjun di Kejuaraan U-17 ASEAN dan Kejuaraan U-17 Pelajar Asia, di Bangkok. (erk/)











































