(erk/)
Dji Sam Soe Copa Indonesia
Persija Obsesikan Gelar Juara
- detikSepakbola
Jakarta - Menjadi juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005, itulah harga mati Persija Jakarta setelah gagal di final kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia."Tidak ada pilihan lain bagi kami kecuali menjadi juara. Ini sudah jadi harga mati. Karena itu, kami akan fight dan berusaha mencapai final," ujar gelandang Francis Wewengkang. Hanya, bukan perkara mudah bagi Persija bila ingin menggapai tropi juara sekaligus meraih hadiah Rp1 miliar. Pasalnya, Macan Kemayoran masih harus meladeni PSMS Medan di babak semifinal. Bila lolos dari hadapan PSMS, tim asuhan Arcan Iurie Anatolievici sudah ditunggu Arema Malang atau PSS Sleman. Kedua tim tak bisa diremehkan. Terutama Arema yang juga memasang target juara di turnamen Piala Indonesia ini. "Kami memang harus berjuang keras. PSMS bukan lawan ringan. Pada dua pertemuan di liga, kedua tim saling mengalahkan. Barangkali absennya beberapa pemain yang cedera atau menjalani pelatnas SEA Games Manila bakal mengurangi kekuatan PSMS. Tapi, kami harus waspada," tambah Francis. Dalam kesempatan itu, Francis mengakui performa Persija yang anjlok pada duel melawan Persekaba Badung di perempat final. Menurutnya, performa buruk itu diakibatkan kekalahan di final liga yang mempengaruhi mental pemain. "Dalam kondisi mental yang ambruk, pemain hanya memiliki waktu istirahat yang pendek. Akibatnya, kami sulit melakukan recovery baik fisik maupun mental. Tapi, kami yakin akan bangkit karena pemain mendapat libur cukup panjang. Saya yakin mereka berada dalam kondisi fresh lagi bila kembali berlatih," jawab gelandang yang akrab dipanggil Enal. Francis terpaksa absen pada dua pertandingan melawan Persekaba karena cedera engkel. Saat ini, dirinya masih menjalani proses pemulihan dan sudah bisa melakukan latihan ringan. Mantan pemain nasional ini optimistis bisa tampil kembali di semifinal Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005.
(erk/)
(erk/)










































