sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 15:40 WIB

Robert Rene Soroti Lini Belakang Persib Jelang Vs Borneo FC

Dony Indra Ramadhan - detikSport
Robert Rene Alberts meminta lini belakang lebih responsif terhadap serangan balik.  (Wisma Putra/detikSport) Robert Rene Alberts meminta lini belakang lebih responsif terhadap serangan balik. (Wisma Putra/detikSport)
Bandung - Persib Bandung sedang puasa kemenangan menjelang duel dengan Borneo FC di Liga 1 2019. Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengeluhkan lambatnya lini belakang merespons serangan balik.

Persib kalah dalam tiga pertandingan beruntun dan sekali seri dalam empat laga terakhir. Kini, mereka ditunggu Borneo FC yang ditangani mantan pelatih Maung Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez.

Pertandingan dengan Borneo FC itu dilangsungkan di Stadion Si Jalak Harupat pada Rabu (14/8/2019). Menjelang laga itu, Persib mengevaluasi penampilan lini belakang.


"Setiap lawan tentu melakukan analisis pada permainan kami. Kami termasuk yang lambat dalam menahan serangan balik. Makanya, saya ingin pemain bisa menahan serangan balik dengan baik, kami harus memperhitungkan hal itu," ucap Robert saat konferensi pers jelang lawan Borneo di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019).

Dalam upaya untuk mendongkrak performa lini belakang, Persib justru tak bisa menurunkan Achmad Jufriyanto, yang mendapatkan akumulasi kartu. Rene telah menyiapkan skenario lain.

"Pertandingan besok adalah yang kita antisipasi agresivitas Borneo karena itu adalah gaya bermain mereka. Jadi, kami harus mengantisipasi gaya bermain Borneo yang agresif, kami harus bisa transisi dengan bagus dan tentu membuat gol," katanya.

Selain memperbaiki lini pertahanan, Robert juga menyiapkan pola penyerangan untuk mencetak gol. Robert akan mencoba memaksimalkan agar para pemainnya dapat mencetak gol melalui permainan terbuka.

Selama ini, Persib lebih banyak membuat gol melalui bola mati. Terakhir saat lawan Persela Lamongan dengan skor akhir 2-2, Persib membuat dua gol melalui sepak pojok. Gol Persib kala itu dicetak Esteban Vizcarra dan Achmad Jufriyanto.

"Saya tidak peduli bagaimana caranya asal jadi gol. Jika itu dari set piece maka itu bagus karena bisa jadi senjata. Tapi saya ingin lihat tim bisa bermain dengan permainan terbuka, agar mereka bisa terus melakukan penetrasi di lini belakang Borneo. Saya tahu musim lalu mereka bagus ketika bermain dengan permainan terbuka, kita ingin bisa menekan Borneo dengan permainan terbuka. Tapi jika gol itu dari corner kick tentu saya akan sangat senang," tuturnya.



Simak Video "Persib Resmi Perkenalkan 3 Pemain Asing Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed